banner 728x250

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Dankodaeral XI Tekankan Patriotisme dan Kepedulian

Dankodaeral) XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98
Dankodaeral) XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98
banner 120x600

Merauke – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Kodaeral XI, Merauke, Papua Selatan, Rabu (28/10/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperkokoh semangat persatuan, nasionalisme, dan jiwa patriotisme, sekaligus meneguhkan komitmen prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodaeral XI dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, khususnya menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

banner 325x300

Dalam amanat tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, yang dibacakan oleh Dankodaeral XI, disampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, pembangunan fisik, maupun kekayaan alam yang melimpah. Lebih dari itu, kemajuan bangsa juga ditentukan oleh kualitas karakter, integritas, semangat pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.

Menpora menegaskan pentingnya membangun generasi masa depan yang memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia bukan sekadar melalui kata-kata, melainkan diwujudkan dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh saat mengalami kegagalan, serta terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, berempati berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga mampu merasakan kesulitan orang lain dan tidak berpaling ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.

Bagi prajurit Kodaeral XI, semangat tersebut sejalan dengan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia, memperkuat pertahanan negara, serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat patriotisme harus diwujudkan melalui profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan pengabdian yang tulus, sedangkan kegigihan menjadi modal utama dalam menghadapi setiap tantangan tugas. Di sisi lain, empati merupakan wujud kepedulian prajurit terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Pada bagian akhir amanatnya, Menpora mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Hal ini menegaskan bahwa masa depan bangsa bukan sekadar sesuatu yang akan dihadapi, melainkan sesuatu yang sedang dibangun bersama melalui tindakan nyata dan kontribusi setiap warga negara.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Komandan Kodaeral XI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, S.T., M.M., para Pejabat Utama (PJU), para Kepala Satuan Kerja (Kasatker), serta prajurit dan PNS Kodaeral XI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page