BANGKALAN – Keselamatan di jalan raya adalah harga mati. Menjawab keresahan publik terkait rentetan kecelakaan yang dipicu oleh ceceran tumpahan garam di wilayah Kecamatan Galis, Pemerintah Kabupaten Bangkalan langsung melancarkan aksi nyata di lapangan.
Merespons cepat instruksi Bupati Bangkalan, tim gabungan lintas instansi langsung diterjunkan ke lokasi. Kolaborasi ini melibatkan personel Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Dinas Perhubungan (Dishub), PUDAM, Polres Bangkalan, hingga Polsek Galis.
Mereka bahu-membahu melakukan penyiraman massal di ruas jalan yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk melarutkan sisa-sisa garam yang kerap mengubah aspal menjadi jalur maut yang licin saat tergilas kendaraan.
Respons Cepat Aduan Masyarakat
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Febry Hermawan, menegaskan bahwa operasi pembersihan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dan aparat saat masyarakat membutuhkan solusi.
“Langkah ini kami lakukan sebagai upaya menekan risiko kecelakaan akibat jalan licin, sekaligus meningkatkan keselamatan bagi para pengguna jalan yang melintas,” ujar AKP Febry kepada media, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, sinergi yang ditunjukkan oleh berbagai instansi ini menjadi preseden baik dalam pelayanan publik.
“Kolaborasi lintas instansi ini menjadi wujud nyata bahwa aduan masyarakat bukan sekadar didengar, tetapi langsung ditindaklanjuti melalui langkah konkret di lapangan,” tambahnya.
Imbauan untuk Pengendara: Jalan Aman Tanggung Jawab Bersama
Meski jalur terdampak sudah diguyur dan dibersihkan, pihak kepolisian tetap meminta masyarakat untuk tidak lengah. Kondisi cuaca dan potensi sisa ceceran baru tetap diantisipasi.
AKP Febry mengimbau para pengendara, khususnya roda dua, untuk tetap menjaga kewaspadaan tinggi saat melintasi kawasan Galis.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Kurangi kecepatan ketika melintasi area terdampak, dan selalu utamakan keselamatan,” jelasnya.
Di akhir penjelasannya, Kasatlantas mengingatkan bahwa ketertiban lalu lintas tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan, melainkan butuh kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
“Jalan yang aman adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling peduli, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga keselamatan di jalan raya,” pungkas AKP Febry.


















