Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa kearifan lokal, di mana para peserta mengenakan pakaian adat Madura, yakni busana Sakera dan Marlena.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pelestarian budaya dalam dunia pendidikan.
Dalam rangka menyambut penerimaan siswa baru, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga menandatangani pakta integritas bersama para kepala sekolah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan transparan, adil, dan sesuai aturan.
Dalam keterangannya, Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa seluruh pihak harus berkomitmen menjalankan proses penerimaan siswa baru berdasarkan prinsip keadilan dan regulasi yang berlaku.
“Komitmen kita bersama agar penerimaan siswa baru itu berlandaskan prinsip keadilan dan berbasis aturan yang telah ditentukan. Tidak ada lagi praktik-praktik di luar prosedur,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam proses seleksi siswa. Semua calon siswa harus mendapatkan kesempatan yang sama tanpa memandang latar belakang.
“Tidak ada lagi diskriminasi. Selama memenuhi kualifikasi dan prosedur, semua siswa berhak diterima di sekolah manapun. Tidak peduli anaknya siapa, dan tidak peduli titipan dari siapa,” ujarnya.
Melalui komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap sistem pendidikan di daerahnya semakin bersih, transparan, dan mampu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa.