Surabaya – Peningkatan kualitas layanan kesehatan kembali menjadi perhatian publik usai rencana kenaikan status RS KORPRI Pura Raharja menjadi rumah sakit tipe C. Anggota DPD RI Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia memberi dukungan penuh terhadap langkah ini karena dinilai mampu memperkuat layanan bagi ibu dan bayi, sekaligus mengurangi risiko kematian pascapersalinan.
Dalam kegiatan peluncuran yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ning Lia meninjau ruang perawatan dari lantai dua hingga lantai empat. Ia melihat langsung aktivitas pelayanan yang tetap ramai hingga sore hari dan menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut terus meningkat.
Menurut Ning Lia, lokasi rumah sakit yang berada di tengah permukiman menjadi salah satu keunggulan. Ia menyebutkan bahwa akses yang mudah dapat mempercepat penanganan medis bagi masyarakat serta meningkatkan kepuasan layanan.
“Ruangnya memang tidak sebesar rumah sakit besar milik Pemprov, tetapi justru di sini kita melihat fokus layanan yang efektif. Yang penting, kualitas pelayanan tetap maksimal dan hadir bagi warga,” tuturnya.
Relaunching RS KORPRI Pura Raharja disebut menjadi momen penting bagi kebangkitan layanan kesehatan yang lebih inklusif. Rumah sakit ini diproyeksikan memiliki sasaran strategis tidak hanya untuk masyarakat sekitar, tetapi juga untuk ASN beserta keluarga sebagai bagian dari perluasan jangkauan pelayanan.
Ning Lia juga menyoroti pentingnya penguatan layanan ramah anak seiring penetapan rumah sakit sebagai pusat layanan ibu dan anak. Ia menyampaikan bahwa fasilitas pendukung seperti area bermain anak perlu dipertimbangkan agar pasien lansia maupun ibu yang tengah mengantre tetap dapat menjalani proses pelayanan dengan nyaman tanpa mengabaikan kebutuhan anak.
Sementara itu, Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono memastikan proses peningkatan status RS KORPRI Pura Raharja tengah berlangsung. Audit bangunan, peralatan, hingga keuangan telah dimulai sebagai bagian dari syarat administratif kenaikan status. Selain itu, rumah sakit juga menyiapkan ekspansi gedung dengan pengadaan lahan tambahan untuk ruang rawat jalan dan penambahan jumlah tempat tidur.
Selain peningkatan fasilitas fisik, penguatan layanan home care juga tengah disiapkan. Layanan ini dinilai penting untuk menjangkau pasien dengan keterbatasan mobilitas, sekaligus mendukung program pencegahan dan pemulihan kesehatan berbasis komunitas. Jika sudah resmi berstatus tipe C, rumah sakit akan membawa program unggulan layanan ibu dan bayi serta beberapa spesialisasi medis lain yang sedang dirancang secara bertahap.
Dengan dukungan pemerintah daerah, stakeholder kesehatan, serta tokoh-tokoh publik, transformasi RS KORPRI Pura Raharja diharapkan menjadi langkah maju dalam pemerataan layanan kesehatan di Jawa Timur.