Alasan Ekonomi, B Pilih Jalan Hidup Jadi Pengedar Sabu

Kompol Hegy Kapolsek Asemrowo Surabaya, saat memberikan keterangan kepada wartawan, pada Rabu (07/02) foto:samsul.
Kompol Hegy Kapolsek Asemrowo Surabaya, saat memberikan keterangan kepada wartawan, pada Rabu (07/02) foto:samsul.

Surabaya – Lantaran terdesak faktor ekonomi dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, B (38 tahun) warga Gadukan Timur Surabaya, nekat menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Kompol Hegy Kapolsek Asemrowo Surabaya mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan sering terjadinya transaksi narkoba di rumah tersebut.

“Usai mendapat informasi dari masyarakat tersebut, anggota Reskrim langsung melakukan penyelidikan, sehingga didapati seorang pelaku yang diduga menjadi pengedar narkoba,” ujar Kompol Hegy didampingi Kasi Humas Iptu Suroto, pada Rabu (07/2/2024).

Ketika dilakukan penggeledahan di rumah pelaku pada Rabu (31/01/2024), lanjut Kompol Hegy, anggota mendapati barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 13 paket kecil yang terbagi dalam kantong klip bening dengan berat total 5,84 gram.

“Pelaku merupakan pengedar di kawasan Gadukan Timur Baru Surabaya. Dari pengakuannya, dirinya baru dua bulan terakhir menjadi pengedar dan sabu itu dibelinya dari seorang bandar lain, lalu akan dijualnya kembali,” terangnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka B, dirinya baru dua bulan menjadi pengedar narkoba jenis sabu karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Pekerjaan saya buruh bangunan, tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi saya mencoba jadi pengedar sabu. Tapi baru dua bulan berjalan, saya ditangkap polisi,” kata dia.

Dalam mengedarkan barang haram tersebut, tersangka B dijerat dengan Pasal 114 ayat (3) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *