Surabaya – SMAN 6 Surabaya mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar dengan menggelar Karya P-5, Jumat (18/08/2023).
Acara tersebut berlangsung di halaman sekolah dikemas sangat menarik dengan menggelar bazar dan gelar karya siswa-siswi serta guru. Selama berlangsung acara, juga ditampilkan sejumlah kreativitas siswa di bidang seni dan musik
Dra. Mamik Pujowati, M.Pd. selaku Kepala SMAN 6 Surabaya menyampaikan, melalui project P5, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mengasah kreativitas siswa.
“Harapannya, agar kedepannya anak didik SMAN 6 bisa menciptakan sebuah produk yang mampu menumbuhkan minat dan bakat siswa untuk berwirausaha,” kata Mamik Pujowati di sela-sela acara.
Ia menuturkan, stan bazar digelar dengan karya P5 menyajikan makanan khas Ponorogo demi memunculkan inovasi dan kreativitas para anak didik.
“Semoga karya P5 ini, bisa menunjang siswa berprestasi, dan pihak sekolah selalu mendukung bakat dan minat siswa melalui kegiatan ekstra dan beragam program hingga mencetak para juara,” tuturnya.
Menurutnya, apalagi puncak acara Karya P5 dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke-78. Sembari lomba murid-murid dapat menikmati hiburan yang ditampilkan oleh teman-temannya. Di antaranya, tari Reog Ponorogo dan Penilaian makanan Khas Ponorogo.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen mencetak lulusan yang mampu bersaing di era global,’’ tegasnya.
Mamik menambahkan, Dimana perwakilan dari masing-masing stan bazar unjuk karya dengan menunjukkan kreativitasnya. SMAN 6 Surabaya saat ini menggiatkan program sekolah plus. Yakni, membekali siswa dengan keterampilan dan teknologi. Selain kemampuan digital, siswa juga dibekali skill berwirausaha. Melalui bazar dan gelar karya P5, siswa diharapkan mampu melatih kreativitasnya dalam melahirkan inovasi produk yang layak dipasarkan di masyarakat.
“Seluruh produk yang dipamerkan ini merupakan karya luar biasa dari siswa. Semoga prestasi ini terus meningkat setiap tahunnya,” ungkapnya.
Reporter: Sholeh A.Z
