Mendukung hal tersebut Koordinator Bidang ADPIN, Dra. Sofia Hanik, MM berpesan agar para kader terus mengawal keluarga – keluarga di wilayahnya melalui berbagai program BKKBN untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dan berkualitas.
“BKKBN bertujuan untuk mewujudkan keluarga sejahtera melalui Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana. Untuk pembangunan keluarga, kita punya Bina Keluarga Balita dan Bina Keluarga Remaja. Jangan lupa materi narasumber hari bisa disampaikan kepada masyarakat melalui kegiatan tersebut. Angka lansia kita harapan hidupnya juga makin meningkat yakni di usia 72 tahun, ini juga harus dikawal, demikian juga program Keluarga Berencana,” kata Sofia.
Prevalensi stunting Kabupaten Kediri menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 posisinya berada pada angka 18%. Harapannya di tahun 2022 turun menjadi 15%, 2023 bisa menjadi 13% dan tahun 2024 saya optimis bisa mencapai 10%” lanjutnya.
Dilaksanakan penyerahan simbolis kartu Kesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi petugas lini lapangan PPKBD dan Sub PPKBD. oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kediri, H. Sukadi, SE, MM didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Koordinator Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim serta Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri.
Adanya penyerahan kartu kesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mensejahterakan kader Bangga Kencana.