Indeks

Ditpolairud Polda Jatim Pamerkan Almatsus Cegah Bencana Alam

Surabaya – Direktorat Polairud Polda Jatim melaksanakan gelar kesiapan personel dan peralatan aksi tanggap darurat bencana yang dipimpin langsung, Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, pada Kamis (01/08/2022).

Sejumlah personel juga terlihat mengikuti apel yang digelar di halaman Mako Ditpolairud Polda Jatim, Jalan Intan No.1 Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur.

Dari pantauan awak media di lokasi, Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, mengecek langsung kesiangan kondisi sejumlah peralatan yang bakal digunakan untuk penanggulangan bencana alam dan membantu nelayan yang terdampak.

Untuk persiapan alat yang gunakan diantaranya, rigid inflatable boat (RIB), life jacket, ring buoy, alat komunikasi bawah air serta 2 unit perahu karet yang dapat langsung digunakan kapan pun.

“Setelah dicek satu-persatu, seluruh alat material khusus (almatsus) ini berfungsi dengan baik dan siap digunakan kapan siap digunakan untuk penanggulangan bencana,” ujar Kombes Puji Hendro Wibowo, saat ditemui usai kegiatan tersebut.

Dalam acara tersebut, turut dihadiri langsung Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pan RB Republik Indonesia Prof. Dr Diah Natalisa, MBA beserta rombongan.

Sementara Kanit SAR Ditpolairyd Polda Jatim IPTU Guntur mengatakan, kegaiatan ini merupakan perintah Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, melalui Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, agar seluruh jajarannya bersiaga menghadapi ancaman cuaca hidro metrologi.

“Seperti terjadinya banjir akibat hujan deras disaat musim hujan,. Kami mempunyai alat SAR yang dapat membantu warga yang terdampak” ujarnya.

Iptu Guntur menambahkan, kegiatan tersebut untuk mengantisipasi kamtibmas dan peningkatan permukaan air laut. Terlebih, di sejumlah kawasan pesisir se-Jatim.

“Segala sumber daya yang kami miliki, serta sarana dan prasarana, tentunya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Selain itu, kami juga untuk mengantisipasi dan menjaga kesiapan untuk menanggulangi laka laut serta bencana atau cuaca ekstrem lain di wilayah perairan,” pungkasnya.

Exit mobile version