Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menggelar dialog bersama mahasiswa (Diagram). Tujuannya, untuk membangun sinergitas dengan berbagai pihak demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
AKBP Anton Elfrino Trisanto Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengatakan, diagram adalah forum penting untuk menampung aspirasi dari kalangan pelajar dan mahasiswa terkait tugas polisi melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.
Diagram yang digelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan mengundang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslimin Indonesia (KAMMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
“Kemudian Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dhatma Indonesia (KMHDI), Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik Se-Indonesia (ILMISPI), Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI), Administrator Muda Indonesia (ADMI), Aliansi Bem Surabaya (ABS) dan BEM Nusantara (BEMNUS),” ungkap Anton.

“Silahturahmi dan komunikasi hari ini bersama Mahasiswa Se Surabaya dalam rangka memperkokoh kebangsaan,” kata Anton pada Jumat (26/8/2022).
Anton menjelaskan, dalam Koordinasi dan kolaborasi antara Kepolisian dan Mahasiswa tersebut, untuk mendukung tugas Polri guna menunjang tranformasi Polri yang PRESISI dan Perak Pasti Bisa
“Melalui Diagram kita menghasilkan rekomendasi sebagai sumbangan nilai dan pemikiran bagi arah masa depan bangsa, yang sesuai dengan digariskan Pancasila sebagai filosofi Bangsa dan Undang Undang Dasar 1945,” jelas Kapolres.
Forum Diagram, lanjut Kapolres, diharapkan bisa digelar secara berkelanjutan. Untuk kedepannya baik dengan pelajar dan mahasiswa.
“Saya tidak ingin pertemuan kita ini hanya sampai di sini, saya mau kita tetap bersinergi ke depan dan tak berujung,” pungkasnya.





