“Kebanggaan kepada masyarakat Surabaya yang sangat antusias menyambut peringatan kemerdekaan Indonesia. Di jalan-jalan kampung, atau balai-balai pertemuan, warga berkumpul dengan menggelar tirakatan dan duduk lesehan. Diisi doa dan renungan oleh tokoh agama serta tokoh masyarakat. Semua melebur dalam kebersamaan,” katanya.
“Kebersamaan warga dalam tasyakuran, memperkuat langkah kita semua dalam mewujudkan kota Surabaya yang lebih baik,” kata yono.
Yono menambahkan, Malam tasyakuran juga menjadi kabangaan bagi generasi muda untuk mendapatkan nilai-nilai ketulusan dalam perjuangan, sebagaimana yang dicontohkan oleh para pahlawan.
“Para tokoh yang dituakan di masyarakat biasanya akan berbagi cerita dan pengalaman, tentang sejarah kemerdekaan dan kiprah pahlawan yang telah gugur membela bangsa. Dari sana, anak-anak muda dan warga secara luas bisa mengambil teladan,” pungkasnya.
