Kapolsek Sukolilo Surabaya, Fight Crime Love Humanity

Surabaya – Tampil tampang dan tenang, itulah gambaran dari Kompol M. Sholeh, Perwira Polisi yang bertugas di Polsek Sukolilo Surabaya, Polrestabes Surabaya.

Siapa sangka, Kapolsek Sukolilo, Kompol Sholeh ternyata jago olahraga Judo. Selain bertugas sebagai Kapolsek Sukolilo Surabaya, Kompol Sholeh juga setiap hari berolahraga Judo.

Kapolsek Sukolilo M. Sholeh mengatakan, untuk kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Judo yang merupakan olahraga dari Jepang dan ini merupakan salah satu jenis bela diri yang menitikberatkan pergerakan pada sapuan, kuncian, dan bantingan.

“Pemain Judo harus bisa menjaga keseimbangan, sehingga mampu dapat mengunci lawan serta pembantinggan dengan cara teknik yang tepat. Dan pemain Judo sendiri biasa disebut Judoka,”

Perwira Polisi dengan satu melati di pundaknya Kompol M. Sholeh ini termasuk salah satu hobi berolahraga salah satunya Judo, sebagai seorang polisi sudah seharusnya memiliki fisik yang bugar dan sehat, ia memilih olahraga yang tak banyak dilakukan oleh lainnya, kami sudah lama menggeluti olahraga ini Judo dan Jujitsu.

“Saya latihan Judo dan Jujitsu setiap hari sangat rutin, disela kesibukannya menjadi Polisi, dan kami menyempatkan waktu untuk melakukan Sparing, tingkatan beladiri yang saya ikuti sudah cukup tinggi, Jujitsu tingkatan DAN III dan Judo sendiri DAN I” katanya.

Perlu dipahami, bahwa berlatih Judo bukan hanya memberikan pelajaran tentang fisik, melainkan juga ilmu mental. Salah satunya bentuk mental yang mampu membentuk karakter seseorang adalah disiplin.

Dalam seni bela diri Judo, jiwa disiplin harusnya menjadi bagian utama yang dimiliki seseorang. Pasalnya, kedisiplinan mampu membuat individu merasa memiliki tanggung jawab sehingga dapat membawa dirinya bertindak bagaimana dan seperti apa.

“Teknik-teknik saat melakukan olahraga judo dapat melatih otot sehingga menjadi lebih kuat. Selain itu, olahraga ini juga diyakini baik untuk jantung” pasalnya.

Baca Juga  Buka Vaksinasi di Poskes Kodim Sampang Untuk Masyarakat Umum

Tak hanya itu, Judo juga mampu membantu membangun rasa percaya diri, rasa hormat kepada orang lain, dan rasa percaya terhadap orang-orang di sekitar. Dengan begitu, dapat membantu agar emosi menjadi lebih stabil.

“Saya memilih olahraga beladiri Jujitsu Dan Judo sudah sejak lama, yaitu mulai SMP, dan motivasi saya sendiri mengapa memilih beladiri Judo Dan Jujitsu,” kata M. Sholeh dalam keterangannya kepada rekan media, Kamis (05/05/2022).

Di Samping itu, Motivasinya adalah kita mampu menghadapi segala bentuk ancaman yang nyata maupun kekerasan dari orang lain dan mampu menjadi pribadi yang lebih baik, dengan menerapkan prinsip prinsip Bushido di dalam kehidupan kita dan bonusnya adalah kita selalu bugar dan sehat.

“Apalagi kita adalah Anggota Polri yang mempunyai semboyan “Fight Crime Love Humanity” harus mampu menjaga masyarakat dan diri kita dari ancaman kejahatan,” tambahnya

Perlu diketahui, prinsip Bushido Bushido sendiri merupakan sebuah kode etik kesatriaan golongan Samurai dalam feodalisme Jepang. Bushido berasal dari nilai-nilai moral samurai, yang paling sering menekankan beberapa kombinasi dari kesederhanaan, kesetiaan, penguasaan seni bela diri, dan kehormatan sampai mati.

Fight Crime Love Humanity ” adalah semboyan Anggota Kepolisian yang bermakna besar yaitu ” Fight Crime ” (Memberantas Kejahatan) melakukan operasi tiap malam dalam memberantas kejahatan, Anggota Polri tidak boleh kalah dalam memberantas pelaku kejahatan, “Love Humanity” (Cinta Kemanusiaan) memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat serta mengayomi.

Harapannya, Olahraga yang sudah saya geluti cukup lama menjadikan contoh untuk anggota – anggota Kepolisian lainya, khususnya anggota Polsek Sukolilo Surabaya sendiri.

“Minimal kita memilki benteng diri yang kuat untuk memberantas kejahatan yang ada di lapangan jika nantinya di perlukan,” pungkasnya.

Baca Juga  Di Setiap Warga Lansia Sukseskan Serbuan Vaksinasi Dari Kodim Sampang

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.