Surabaya – Tak ada kapok nya Pelaksana dan Mandor di Jalan Sidotopo Sekolahan II, Kecamatan Semampir in, pasalnya iya tetap mengindahkan sesuai operasional perusahaan (SOP) .
Terpantau awak Media Harianradar.com di lapangan pekerja kerap ditinggal sendirian tidak ada pengawasan oleh pihak-pihak terkait (Pelaksana dan Mandor)
Bahkan, dilokasi pun pekerja tetap sampai saat ini tidak ada yang memakai alat pelindung diri (APD) dan tidak ada rambu-rambu Safety first
Itu semua jelas Pelaksana dan Mandor proyek mengabaikan keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan proyek saluran.
Lebih mirisnya lagi, warga juga komplain terkait gragal yang tak kunjung di beresi atau dibuang, salah satu warga Sidotopo Sekolahan mengatakan, “Iya mas, sampai saat ini gragal hasil pekerjaannya tidak langsung dibuang, dan tetap di tumpuk.”Kata warga yang enggan di sebutkan namanya.
Lanjut warga, “Padahal sudah saya peringati ke Mandornya namun Mandornya selalu berkata iya iya terus tapi pada kenyataannya tidak di beresi.”Ujarnya
Ditanya terkait pasir batu (Sirtu) selama pemasangan box culvert, iya menambahkan, Selama pekerjaan sirtu tidak ada mas, seharusnya setiap pemasangan box culvert dibawahnya itu dikasih pasir batu (Sirtu)
“Dulu saya pernah kerja jadi tukang gini mas.”Jelasnya
Sungguh sangat disayangkan dan memprihatinkan proyek saluran di Jalan Sidotopo Sekolahan II ini tetap mengabaikan apa yang sudah menjadi tugasnya.
Hingga berita ini diterbitkan awak media terus mengawal proyek Pemerintah Kota (Pemkot) ini dan Dinas terkait harus mengkroscek proyek dilapangan.
Reporter : UMR
