Bangkalan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggencarkan inovasi daerah, dalam rangka menciptakan kreativitas serta mempercepat perkembangan dan pertumbuhan daerah, sehingga dapat mencapai kesejahteraan masyarakat.
Kabupaten Bangkalan menduduki peringkat 32 besar dari 514 kabupaten di seluruh Indonesia, sebagai kabupaten yang banyak melakukan inovasi daerah, dalam penghargaan Innovation Goverment Awards (IGA).
“Tahun ini kami terus mendorong tiap organisasi perangkat daerah untuk berinovasi, dengan membuat surat edaran,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Andang Pradana.
Dengan harapan, urutan inovasi government award yang diadakan oleh Kementrian dalam negeri, Dirjen Badan penelitian dan pengembangan kementrian dalam negeri bisa lebih baik lagi.
“Kita urutan 32 mudah-mudahan tahun ini kita masuk 10 besar,” tambahnya.
Andang mengatakan tujuan pelaksanaan indeks inovasi daerah (IID) untuk memotivasi pemerintah daerah dalam meningkatkan inovasi dalam pelayanan masyarakat, mendorong penerapan pemerintahan yang baik, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang berhasil menerapkan inovasi.
“Inovasi daerah juga berpengaruh kepada indeks kepemimpinan daerah,” terangnya
Sekedar diketahui, tahun lalu Pemkab menerima penghargaan sebagai Balitbangda Terinspiriatif dalam Anugrah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur 2021.
Ada empat OPD yang dapat dibanggakan, yakni RSUD Syamrabu dengan inovasi Taromah yakni antar obat ke rumah dan Aplikasi Yok Antri yang memungkinkan tiap pasien mengambil antrian dari rumah. Selain itu ada inovasi Taring Bang Jani dari Dinas Pertanian, inovasi Menawan Hati dari Dinas Peternakan dan Pantai Telaga Biru atas nama Pemerintah Desa Telaga Biru
Reporter ; Jamaluddin/Rozaq
