Surabaya, – Kapolda Jawa Timur bersama Polrestabes Surabaya, berharap kegotongroyongan semua elemen masyarakat untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19, di wilayah setempat saat akhir tahun 2021 dan awal 2022.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, tujuan dalam mengelar rapat koordinasi di Mapolrestabes Surabaya, adalah untuk menciptakan rasa aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Surabaya. Pada Senin (27/12/2021).
Perlu diketahui, dalam pengamanan menyambut Tahun Baru nanti ada beberapa pembagian Ring, hingga pengamanan titik terluar dari perbatasan diantaranya, Madura, Sidoarjo Gresik, sampai ke titik Ring 1serta pusat keramaian di Surabaya.
“Untuk itu perlu ada kerja sama yang bagus antar instansi kepolisian Polda Jawa Timur dan Polrestabes. Rasa aman masyarakat kita butuh seluruh stakeholder yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur” kata perwira tinggi Polri berpangkat bintang dua tersebut.
Terutama menjelang Tahun Baru 2022. Kami harapkan kebersamaan untuk mencegah kasus COVID-19, utamanya varian baru Omicron, ujar Nico.
“Untuk Pelaku usaha, wajib mematuhi prokes dengan melalui aplikasi Peduli Lindungi, untuk pembatasan tempat hingga 50%. “Karena partisipasi masyarakat jadi bagian penting dalam menghadapi Covid 19,” imbuh Nico.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico menambahkan, bahwa menjelang akhir tahun dan menyambut tahun baru 2022 masyarakat sebisa mungkin untuk mencegah kerumunan dan menjaga protokol kesehatan.
“Jangan sampai berhenti pada mematuhi protokol kesehatan, tapi sebisa mungkin meniadakan kegiatan yang memicu kerumunan,” Pungkas Nico.





