Indeks

Launching Aplikasi INDAGO, Disperindag Sidoarjo Permudah Akses Informasi dan Realisasi Pasar

 

Sidoarjo, Harianradar.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo launching aplikasi INDAGO (Informasi Data & Perdagangan Kabupaten Sidoarjo) untuk kemudahan akses infomasi dan realisasi pasar bagi masyarakat Sidoarjo. Kamis (27/05/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan siang tadi dibuka dan dilaunching secara langsung oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor didampingi oleh Kepala Disperindag Tjarda dan Kepala Dinas Koperasi & UMKM Sidoarjo Edi Kurniadi di salah satu Hotel yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Disperindag Sidoarjo Tjarda menjelaskan bahwa acara yang diselenggarakan siang tadi adalah launching salah satu aplikasi yang di bawahi langsung oleh Disperindag Sidoarjo dalam kemudahan akses informasi dan realisasi pasar.

“Aplikasi ini dirancang untuk kemudahan para pengusaha dalam melaporkan atau melihat informasi terkait harga bahan pokok. Contohnya, jika biasanya para pengusaha melaporkan realisasi ekspor impor barang mereka secara manual, sedangkan sekarang mereka bisa langsung mengisi dan mengirimkan lewat aplikasi tersebut kapanpun dimanapun tanpa harus datang ke kantor,” Ujar Kepala Disperindag Tjarda.

Lebih lanjut, Tjarda mengatakan bahwa Disperindag tidak berdiri secara sendiri namun tetap bersinergi dengan beberapa dinas lain dengan contoh kecil terkait ekspor impor, untuk proses verifikasi tersebut Disperindag menggandeng Bea Cukai.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menjelaskan bahwa ia mewakili pembkab sangat mendukung akan digitalisasi di dalam tubuh dinas-dinas yang ada di Kabupaten Sidoarjo,

Gus mudhlor, juga memaparkan bahwa aplikasi INDAGO milik Disperindag ini juga mempermudah akses penginputan data.

“Harapan saya, dengan adanya salah satu proses digitalisasi seperti ini masyakarat jadi dipermudah dan lebih tertib, Yang kedua dipermudah bagi konsumen untuk melihat harga pangan di pasar yang ada di Sidoarjo.

Selanjutnya dengan aplikasi ini bisa menjadi rujukan bagi seluruh warga Sidoarjo untuk memonitoring harga pasar agar para tengkulak tidak ada yang main harga disini,” terang Ahmad Muhdlor saat ditemui awakmedia.

Ia menambahkan bahwa dengan di launchingnya aplikasi INDAGO ini menjadi gambaran bagi pemerintah dan stake holder termasuk Disperindag tentang telah terakomodirnya IKM disetiap swalayan yang ada di Sidoarjo. (imam).

Exit mobile version