SURABAYA, Harianradar.com – Tenggelamnya KRI Nanggala 402 menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagi Jawa Timur duka tersebut menjadi sangat dalam karena 47 orang diantara para prajurit berasal dari Jawa Timur.
Kali ini, Wakil Wali Kota Surabaya, Armudji, mendatangi rumah Suheri salah satu keluarga Non Anak Buah Kapal Selam KRI Nanggala 402, Jalan Bronggalan Sawah IV, Kelurahan Pacarkembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Minggu siang (25/4/2021).
Armudji Wakil Wali Kota Surabaya yang ditemani oleh Indah Kurnia, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun, serta Plt Lurah Pacarkembang, Amdany.
Menurut Armuji, bertujuan menyampaikan rasa empati kepada keluarga, atas musibah hilangnya kapal KRI Nanggala 402
“Kami Pemerintahan Kota Surabaya dan masyarakat ikut berdoa bersama. Bukan hanya Surabaya saja tapi seluruh Indonesia. Supaya awak kapal segera ditemukan. Kita juga berdoa mudah mudahan semuanya bisa selamat,” kata Armuji.
Armuji menambahkan tentunya semua ini mencoba menguatkan Keluarga Suheri. Bahwa, ini adalah cobaan dan harus tabah menghadapi ujian.
“Kami sebagai pemimpin warga Surabaya, ingin mengetahui kondisi dan menguatkan keluarganya,” jelasnya.
Untuk diketahui, Suheri ini sebagai PNS, atau sebagai sipil yang memiliki keahlian di bidang elektronik. Jadi satu satunya teknisi yang ada di Kapal Selam dengan mempunyai satu keahlian khusus.
Armudji berharap, keluarga yang menghadapi suatu cobaan menghilangnya kapal tetap berdoa dan berharap segera ditemukan.
“Nantinya apapun yang terjadi, bisa menerima itu adalah suatu takdir dan keputusan Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Secara terpisah, Untung (71), Ayah Kandung Suheri, menyebut, kedatangan Armudji memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggal lebih kuat. Untung sendiri sangat berterima kasih atas kunjungan tersebut.
“Tadi cuma tanya anak Suheri ada berapa.Sekolah dimana, lalu masuk di angkatan laut arsenal tahun berapa, Saya pribadi apapun kehendak Allah saya menerimanya dan pasrah, dengan ikhlas,” terangnya. (Edy/Red)
