Bangkalan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 03 RW 06, Blok D Perumahan Gria Mentari , Kelurahan Mlajah, menggelar malam tasyakkuran pada Minggu malam (17/8/2025). Acara sederhana namun penuh makna ini berlangsung khidmat dengan dihadiri puluhan warga dari berbagai kalangan.
Ketua RT 03 RW 06, Moh. Fadli, SH., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kekompakan dan partisipasi aktif seluruh warga.
> “Malam ini kita tidak hanya memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga. Alhamdulillah, acara ini dapat terlaksana dengan baik berkat kebersamaan kita semua. Semoga semangat persatuan dan gotong-royong ini terus hidup di lingkungan kita, sebagaimana para pahlawan dahulu berjuang demi kemerdekaan,” ujar Moh. Fadli.
Turut hadir Wakil Ketua RT, R. Wahyudi. K, SH., yang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat warga. Ia menegaskan bahwa kebersamaan seperti ini harus terus dirawat sebagai warisan nilai perjuangan bangsa.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua RT dan Wakil Ketua RT sebagai simbol rasa syukur atas nikmat kemerdekaan dan doa keberkahan bagi seluruh warga. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada perwakilan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para pahlawan bangsa serta keselamatan masyarakat. Setelah itu, warga menikmati hidangan tumpeng dan sajian sederhana lainnya yang dipersiapkan secara swadaya.
Kebersamaan semakin terasa ketika anak-anak, pemuda, hingga orang tua duduk bersama dalam suasana penuh keakraban. Beberapa warga berharap agar tradisi tasyakkuran ini terus dilestarikan setiap tahun, bukan hanya sebagai peringatan, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan serta menanamkan rasa nasionalisme kepada generasi muda.
Dengan penuh khidmat, malam tasyakkuran ditutup dengan doa dan harapan agar semangat kemerdekaan senantiasa menjadi inspirasi dalam membangun lingkungan yang rukun, harmonis, dan maju.