SIDOARJO – Pada hari Jum’at, (22/3/2024) sekitar pukul 15.50 WIB, sore Gempa dengan kekuatan 6.5 di Tuban kembali mengguncang, Hal itu hingga dirasakan di Sidoarjo, Puluhan karyawan PT Astra Otoparts tbk, RDC Sidoarjo, di Jl Surowongso no 359 Desa Karangbong Kecamatan Gedangan Sidoarjo, yang saat itu sedang bekerja langsung berhamburan keluar dari gedung.
Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan magnitudo 6,5 ini terjadi pada pukul 15:52:58 WIB dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berlokasi di 130 km Timur Laut Tuban, Jawa Timur.
Salah satu karyawan PT Astra Otoparts RDC Sidoarjo Imam Syafi’i yang saat kejadian sedang berada di musholla selesai sholat ashar mengatakan,” Pada saat itu saya habis sholat ashar di musholla perusahaan, setelah selesai saya sedang berdzikir, tiba-tiba badan terasa kayak naik perahu, goyang kekanan dan keliru badan saya, mengetahui kalau itu gempa, saya langsung lari keluar di halaman depan perusahaan,” katanya
Selanjutnya,” Disusul dengan rekan sebelah saya dari PT Ardendi Jaya Sentosa (AJS) Members of Astra. dan saat saya lali keluar, ada rekam saya bernama Fahmi sedang melaksanakan sholat pada roka’at pertama, dia juga langsung sontak kaget dan langsung ikut keluar ke halaman perusahaan,” terang imam
Mengetahui kejadian tersebut, Pimpinan perusahaan langsung gerak cepat demi keselamatan karyawan nya, segera memerintahkan bawahannya untuk mencet bel sirine tanda bahaya dinyalakan agar karyawan yang masih berada di dalam gedung segera keluar dari gedung untuk menghindari robohnya rak barang/gedung.
Dari kejadian tersebut, Reaksi pun beragam, Ada yg berbondong-bondong keluar dan lari dari gedung, berdo’a agar mendapatkan keselamatan dan ada juga yg sedang membuat suasana jadi ketawa. Waktu itu, saat rekan saya bernama fahmi yg sontak lari saat sedang melaksanakan sholat Ashar dan langsung lari keluar, ketika dia sampai di depan halaman gedung dan sambil duduk-duduk ditempat yg dianggap sudah aman dan jauh dari gedung, agar suasana tidak tegang, rekan yg lain buat guyonan, kepada rekan yg lari saat melaksanakan Sholat tadi, agar suasana jadi fresh tidak tegang lagi, rekan chusnul buat guyonan
Saat itu, Chusnul mengatakan,” Cobak awak u maeng gk mlayu metu, Januko awak u maeng nek mati, mati sahid mi, waktu mati pas sembahyang,” kata chusnul dengan bahasa jawanya, tersenyum dengan nada bercanda.
Pihak yang berwenang dan tim penanggulangan bencana sedang melakukan pemantauan terhadap situasi pasca-gempa untuk memastikan keselamatan masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya.





