Surabaya – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (MAKI Jatim) dalam menghadapi kontestasi politik dalam tahun politik saat ini hingga 14 Februari 2024 mendatang secara kelembagaan tetap sesuai AD/ART MAKI secara prinsip.
“Kami tidak akan terlibat secara langsung dalam hal dukung mendukung partai politik manapun juga, independensi Kelembagaan MAKI Jatim akan tetap terjaga dengan memberikan kesempatan kepada semua pengurus dan anggota MAKI Jatim dan 17 pengurus dan anggota MAKI Kabupaten untuk memilih bebas,” ujar ketua MAKI Jatim Heru Satriyo, Selasa (9/5/2023).
Pria sangar yang akrab dipanggil Heru MAKI itu juga menjelaskan, “khusus dukungan untuk calon anggota DPD RI, Bapak H La Nyala (Calon DPD RI Nomer 1) dan Ning Lia Istifhama (Calon DPD RI no 14), MAKI Jatim secara kelembagaan memberikan dukungan penuh karena DPD adalah satu satunya Lembaga Tinggi Negara yang sifatnya partisan dan independen, tanpa membutuhkan dukungan dari Partai Politik manapun juga,” imbuhnya.
Dinilai bebas dan anti korupsi, MAKI Jatim akan mengawal dan mendukung dua calon tersebut, “berkaitan dengan pemilihan anggota DPD RI ini, MAKI Jatim secara langsung akan mengawal dan mendukung 2 calon senator anggota DPD RI yaitu pak Nyalla no 1 dan Ning Lia Istifhama no 14,” tegas Heru MAKI.
Selain itu MAKI Jatim juga akan menekankan pentingnya mengawal tugas dan fungsi legislasi, pengawasan dan perencanaan terutama fungsi pengawasan hubungan pusat dan daerah untuk kepentingan masyarakat Jawa Timur.
Heru MAKI sekali lagi juga menegaskan, saya percayakan puluhan ribu suara dari pengurus dan anggota MAKI Jatim serta pengurus dan anggora MAKI di 17 Kabupaten serta semua jaringan antar lembaga NGO MAKI se-Jatim ke Pak Nyalla No 1 dan Ning Lia Istifhama no 14 calon anggota DPD RI.
“Saya yakin mereka berdua amanah dan bisa bekerjasama dalam DPD RI untuk fokus pada kepentingan masyarakat Jawa Timur terutama dalam hal pemberdayaan UKM/UMKM, dunia pendidikan dan agama,” pungkas Heru MAKI.