Surabaya – Kapolsek Sukolilo Surabaya melaksanakan apel gelar pasukan dan perlengkapan di halaman Kantor Kecamatan Sukolilo Jalan Nginden Semolo 89 Surabaya, sebagai persiapan penetapan status siaga bencana tahun 2022, bersama 4 Pilar.
“Apel gelar pasukan dan perlengkapan dalam rangka siaga darurat bencana alam, seperti banjir rob dan angin puting beliung ini dilaksanakan bertujuan untuk menunjukan kesiapsiagaan dalam melaksanakan bencana, yaitu dengan melaksanakan pengecekan personel maupun materil,” kata Kompol Sholeh SH. MM, pada Kamis (27/10/2022).
Kompol Sholeh mengatakan, apel gelar pasukan ini juga bertujuan untuk membangun sinergi dan mengonsolidasikan satuan pelaksanaan penanggulangan bencana alam khususnya di wilayah hukum Polsek Sukolilo Surabaya.
Persiapan perlengkapan yang dilaksanakan ini, kata dia, selain bertujuan untuk memantapkan dan menyiap-siagakan personel TNI, Polri atau instansi yang terkait, juga dalam rangka membantu masyarakat kemungkinan terjadinya bencana alam, khususnya di wilayah Sukolilo Surabaya.
“Mengingat dampak yang ditimbulkan dari bencana alam sangat buruk, bencana alam harus dilakukan dengan TNI, Polri, Satpol PP serta Puskesmas, yang tergabung dalam 4 pilar untuk melaksanakan patroli bersama pada saat terjadi hujan,” kata Sholeh.

Dikatakan Kompol Sholeh, perlu diketahui serta kita dilaksanakan bersama bahwasanya panggilan jiwa terkait dengan adanya mayarakat yang meminta tolong, baik itu masalah bencana alam maupun masalah kamtibmas.
“Jadikan diri kita bersama masyarakat menjadi polisi diri sendiri, agar kamtibmas aman dan kondusif, terutama kejahatan jalanan yang saat ini terjadi bisa kita tekan,” jelas Kapolsek.
Kompol Sholeh menambahkan, kejahatan Jalanan saat ini yang didominasi pada anak anak usia dibawah umur terutama adanya tawuran pada anak muda tersebut, yang pernah diamankan di Mapolsek Sukolilo Surabaya, anak muda dari luar Kota Surabaya.
“Selain itu perlu kita sampaikan kepada masyarakat untuk membina anak – anaknya dan menumbuhkan jiwa menjaga Kamtibmas, sehingga wilayah sukolilo menjadi Kondusif aman terkendali,” pungkasnya.





