Surabaya – Sudah selayaknya jika manusia senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan hati yang bersih akan senantiasa membuat hidup menjadi lebih bermakna dan penuh dengan energi positif.
Rutinitas Kasat lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dengan melakukan ziarah ke makam orang tua dan ini merupakan salah satu tradisi masyarakat muslim di dunia. Tak terkecuali muslim di Indonesia.
Dikatakan, Kasat lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi Wibowo S.H. Biasanya, ziarah itu dilakukan pada saat hari Jumat atau ketika hari-hari khusus dalam Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha maupun jelang bulan Ramadan, dan kalau kami rutin setiap Kamis malam Jumat.
“Kita berdoa dengan membaca tasbih, takbir, tahmid, hingga surat-surat pendek di dalam Alquran serta surat Yasin saat ziarah ke makam orang tua sebagai bentuk kangen, sekaligus bakti kepada orang tua yang sudah terlebih dahulu meninggalkan kita,” ungkap Kasat lantas, pada Kamis (9/06/2022).
Perwira Polisi dengan tiga balok Emas di pundaknya Eko Adi Wibowo menambahkan, Anda bisa memanjatkan doa ziarah sebagai bentuk ikhtiar agar Allah SWT memberikan ampunan, serta tempat terbaik di sisi-Nya untuk orang tua kita.
“Siapa saja yang berziarah ke makam kedua orang tuanya atau makam salah satu dari keduanya, niscaya ia mendapat pahala haji,” tandanya.
Kasatlantas, Saat membacakan doa ziarah ke makam, ada baiknya untuk senantiasa menghadap ke arah kiblat sembari menengadahkan tangan ke atas. Wahai Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakan lah tempat tinggalnya, luaskan lah dia. Dan muliakan lah tempat tinggalnya.
“Jumat adalah waktu terbaik bagi seorang hamba memohon kebaikan kepada Allah. Di hari itu, Allah akan mengabulkan apa yang diminta hamba-Nya. Jumat juga menjadi waktu terbaik untuk ziarah kubur ke makam orang tua maupun orang saleh,” pungkasnya.





