banner 728x250

POPDA Jatim 2026, Bangkalan Kirim 142 Atlet untuk Buru Prestasi

banner 120x600

DINAS Pemuda dan Olahraga (Dispora) memberikan kesempatan kepada atlet pelajar untuk membuktikan kemampuan di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026. Sebanyak 142 atlet disiapkan untuk memperkuat kontingen Bangkalan dalam persaingan di tingkat provinsi.

Langkah tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka ruang bagi atlet potensial yang belum memiliki rekam jejak juara untuk menunjukkan kemampuannya di arena kompetisi.

banner 325x300

Kepala Dispora Bangkalan, Moawi Arifin, mengatakan bahwa penentuan atlet yang diberangkatkan tidak semata-mata berdasarkan status juara.

Tetapi, Proses seleksi juga mempertimbangkan hasil kompetisi berjenjang, potensi atlet, serta kebutuhan teknis masing-masing cabang olahraga.

“Kami juga mengirim atlet yang belum memiliki predikat juara. Mudah-mudahan melalui kesempatan POPDA ini mereka bisa menunjukkan kemampuan dan mendapatkan ruang untuk berprestasi,” ujar Moawi.

Menurutnya, setiap atlet yang masuk dalam kontingen telah melalui pertimbangan tim delegasi teknik.

Penilaian dilakukan dengan melihat rekam jejak kejuaraan, capaian sebelumnya, hingga kemampuan atlet sesuai karakteristik cabang olahraga yang diikuti.

Pada cabang olahraga terukur, misalnya, catatan waktu dan pencapaian limit menjadi salah satu indikator untuk menilai kelayakan atlet.

Sementara itu, hasil kejuaraan pelajar, kejuaraan tingkat provinsi, hingga nasional turut menjadi bahan pertimbangan dalam proses seleksi.

“Seleksi dilakukan melalui tim delegasi teknik yang memverifikasi persyaratan atlet. Prestasi di kejuaraan berjenjang menjadi pertimbangan penting, begitu juga hasil kejuaraan sebelumnya dan pertimbangan teknis sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga,” jelasnya.

Kontingen Bangkalan terdiri atas 142 atlet serta 32 pelatih dan ofisial pendamping. Mereka akan berlaga di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Surabaya dan Kabupaten Ngawi.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan, pertandingan di Surabaya berlangsung pada 30 Oktober hingga 5 November 2026. Sementara itu, pertandingan di Kabupaten Ngawi dijadwalkan pada 7–11 November 2026, setelah pembukaan pada 6 November.

Dalam menghadapi kompetisi tersebut, Dispora Bangkalan telah melakukan persiapan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), organisasi cabang olahraga, sekolah olahraga, pelatih, dan para atlet.

Moawi berharap keterlibatan berbagai pihak dapat membantu para atlet tampil maksimal sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Bangkalan.

“Kami bersama KONI, Cabang olahraga, sekolah olahraga, dan para atlet sudah berupaya semaksimal mungkin mempersiapkan kontingen ini,” katanya.

Dispora Bangkalan menargetkan kontingen daerah tetap mampu bersaing di jajaran 10 besar dalam POPDA Jawa Timur 2026.

Namun, pencapaian tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan pengalaman bertanding dan lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat dikembangkan untuk kompetisi berikutnya.

“Harapan kami, mudah-mudahan Bangkalan tetap masuk di jajaran 10 besar. Kami berharap para atlet bisa memberikan hasil terbaik dan membawa prestasi untuk Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page