banner 728x250

Pemkab Bangkalan Perkuat Pemerataan Listrik Desa, Usulan 2027 Dimatangkan

banner 120x600

PEMERINTAH Kabupaten Bangkalan terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mematangkan usulan pemenuhan titik lokasi listrik desa untuk tahun 2027 agar kebutuhan masyarakat dapat dipetakan secara lebih akurat dan tepat sasaran.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenuhan Titik Lokasi Usulan Listrik Desa Kabupaten Bangkalan Tahun 2027 yang digelar di Aula Diponegoro Pemkab Bangkalan, Kamis (24/9/2026). Rakor dipimpin Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far.

banner 325x300

Dalam rakor tersebut disampaikan bahwa masih tersedia kesempatan bagi wilayah kecamatan untuk menambah usulan titik lokasi pemenuhan listrik pedesaan. Hingga saat ini, telah terdapat usulan dari tiga kecamatan yang mencakup lima desa.

Namun demikian, sejumlah data pendukung masih perlu dilengkapi untuk memastikan setiap usulan dapat diverifikasi dengan baik. Salah satunya adalah data titik koordinat lokasi yang menjadi bagian penting dalam proses pemetaan kebutuhan listrik.

Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, meminta seluruh kecamatan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyampaikan usulan secara lengkap dan akurat.

“Harapan kami, seluruh kecamatan dapat mengajukan usulan yang dilengkapi dengan data dan titik koordinat yang akurat. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah pedesaan dapat dilakukan secara tepat sasaran,” ujar Fauzan.

Menurutnya, kelengkapan data menjadi salah satu faktor penting agar perencanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pemkab Bangkalan juga mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan perangkat daerah terkait dalam proses pendataan. Dengan data yang valid, kebutuhan masing-masing wilayah diharapkan dapat teridentifikasi secara lebih jelas.

Fauzan menegaskan, pemerataan akses listrik tidak hanya berkaitan dengan tersedianya penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, pendidikan, perekonomian, serta pelayanan di wilayah pedesaan.

“Harapannya, ke depan tidak ada lagi desa yang belum mendapatkan aliran listrik maupun jaringan listrik,” pungkasnya.

Pemkab Bangkalan berharap proses pemutakhiran dan pengusulan titik lokasi tersebut dapat menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk memperluas akses listrik sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *