banner 728x250

Wabup Fauzan Dorong Puskesmas Kedundung Perkuat Edukasi dan Layanan Kesehatan Masyarakat

banner 120x600

PEMERINTAH Kabupaten Bangkalan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada penanganan masyarakat ketika sakit, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, S.Ag., S.H., M.H., saat memberikan pengarahan terkait peningkatan kinerja sekaligus sosialisasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di UPT Puskesmas Kedundung, Selasa (22/9/2026).

banner 325x300

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Fauzan menegaskan bahwa Puskesmas memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan Puskesmas diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh pelayanan medis, tetapi juga menjadi pusat edukasi kesehatan di tingkat masyarakat.

Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala perlu terus diperkuat. Pemeriksaan sejak dini memungkinkan kondisi kesehatan diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Puskesmas bukan hanya memberikan pelayanan ketika masyarakat sakit, tetapi juga bagaimana memberikan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan,” ujar Wabup Fauzan.

Ia juga meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan sikap ramah, humanis, dan responsif. Menurutnya, pengalaman masyarakat saat mendapatkan pelayanan turut menentukan tingkat kepercayaan terhadap fasilitas kesehatan.

“Pelayanan kesehatan harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Petugas yang berada di lini depan harus mampu memberikan pelayanan dengan ramah dan humanis, sehingga masyarakat tidak merasa takut atau enggan untuk datang memeriksakan kesehatannya,” pesannya.

Di sisi lain, Wabup mendorong Puskesmas bersama jajaran Dinas Kesehatan untuk lebih aktif memanfaatkan perkembangan teknologi informasi sebagai sarana edukasi.

Kanal digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dekat dengan keseharian masyarakat.

“Informasi kesehatan sekarang bisa disampaikan dengan berbagai cara. Manfaatkan media sosial agar edukasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda,” imbuhnya.

Penguatan pelayanan kesehatan tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan sarana dan prasarana. Pemkab Bangkalan, lanjut Fauzan, akan terus melakukan pembenahan fasilitas kesehatan, termasuk UPT Puskesmas Kedundung, agar semakin representatif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Berbagai usulan peningkatan fasilitas kesehatan juga akan terus dikawal dalam proses penyusunan anggaran tahun 2027.

“Harapannya, fasilitas pelayanan kesehatan semakin representatif dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik,” pungkasnya.

Melalui penguatan fasilitas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta edukasi kesehatan yang semakin masif, Pemkab Bangkalan berharap Puskesmas dapat semakin optimal menjalankan fungsi pelayanan sekaligus menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *