BANGKALAN – Seorang warga Desa Bengtemoran , Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan berinisial HA meninggal dunia setelah melompat dari atas tower setinggi sekitar 100 meter pada Senin, 27 Juli 2026 sekitar pukul 11.20 WIB.
Informasi awal diterima dari warga setempat yang melihat korban berada di atas tower. Beberapa saat kemudian, warga menyaksikan korban meloncat ke bawah.
Kapolsek Blega IPTU Herry Setiyoko,S.Sos, M.H membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, piket Reskrim Polsek Blega langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
“Benar, telah terjadi orang terjun dari atas tower di Dusun Sempar, Desa Blega. Korban langsung kami evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Blega untuk penanganan lebih lanjut,” ujar IPTU Herry Setiyoko saat dikonfirmasi.
Dari keterangan warga, sebelum kejadian korban dalam kondisi tidak baik baik saja korban sering naik atap genteng dan diduga mengalami depresi. Namun untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Jenazah korban saat ini telah berada di Puskesmas Blega. dan dibawa kerumah Duka untuk di kebumikan, Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti di sekitar lokasi.
“Kami masih dalami motif dan kronologi lengkapnya. Dugaan awal korban mengalami depresi berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar,” tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga dan lingkungan sekitar. Jika menemukan keluarga atau kerabat yang menunjukkan tanda-tanda depresi berat, segera laporkan dan minta bantuan tenaga kesehatan atau pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban.
