Surabaya – Aksi pencuri kotak amal di mushola wakaf Muqorrobin wilayah Ketandan, Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng Kota Surabaya, tergolong maling bondo nekat dan terekam closed circuit television (CCTV).
Dari hasil rekaman CCTV, aksi pencurian uang kotak amal tersebut, terjadi pada hari Jumat 27 Februari 2026, siang bolong sekitar pukul 10.48 WIB. Kebetulan kondisi area kampung dan mushola pencurian sedang sepi.
“Sehingga membuat maling sangat leluasa mengeluarkan jurus dan menguras seluruh uang kotak amal yang terletak di luar tembok mushola tersebut. Kejadiannya siang sebelum sholat Jum’at, mushola saat itu sepi,” kata Muksin salah satu remaja masjid/mushola Ketandan dan pemuda Anshor Ranting Genteng ke jurnalis harianradar.
Pencuri kotak amal itu awalnya berhenti di depan kotak amal lalu masuk ke dalam mushola lewat pintu samping dan keluar menuju kotak amal depan. Dengan santai, maling itu langsung merusak kunci untuk membuka gembok kotak amal.
“Setelah kotak amal terbuka, uang sumbangan dari jemaah langsung dibawa kabur,” imbuhnya.
Usai uang dibawa, pelaku terlihat langsung tancap kabur dengan berjalan santai dan terlihat tenang seolah tanpa dosa.
“Saya berharap, semoga maling kotak amal bertobat sebelum terlambat, apalagi sekarang bulan puasa,” tutupnya.