Bangkalan – Kabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren Nurul Karomah yang berlokasi di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Pesantren yang berdiri sejak tahun 1990-an dan berada di poros jalan provinsi ini kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Sejak berdiri, pesantren ini telah meluluskan ribuan santri yang kini tersebar di berbagai lapisan di seluruh Indonesia.
Tahun ini, kabar bahagia kembali hadir. Salah satu santri terbaiknya dinyatakan resmi diterima di lembaga pendidikan ternama di daerah Timur Tengah.
Pesantren tersebut adalah Darul Musthofa di Tarim, Yaman, termasuk dalam wilayah Timur Tengah. Kota Tarim berlokasi di Provinsi Hadramaut, yang secara geografis dan geopolitik diklasifikasikan sebagai bagian dari Asia Barat atau Timur Tengah. Pesantren ini didirikan oleh Habib Umar bin Hafidz sebagai pusat pendidikan Ahlussunnah Wal. Jamaah.
Santri tersebut adalah Miftahul Khoiri, asal Rembah, Desa Galis. Setelah mengikuti ujian pada bulan lalu, ia resmi dinyatakan lulus dan diterima pada Kamis, 26 Februari 2026. Saat ini, ia tinggal menunggu jadwal keberangkatan menuju Yaman.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Karomah, Kiai Sholahuddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Saya sangat bersyukur atas diterimanya salah satu santri Nurul Karomah di Darul Musthofa Tarim Yaman. Semoga ia dapat menimba ilmu dengan baik serta memperoleh ilmu yang bermanfaat dan barokah,” ujarnya pada Kamis malam (26/02/2026).
Dalam beberapa bulan ke depan, santri yang diterima di Darul Musthofa tersebut dijadwalkan akan diberangkatkan ke Tarim, Yaman, untuk memulai perjalanan menuntut ilmu.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri dari daerah mampu bersaing dan menembus lembaga pendidikan Islam bertaraf internasional.