Apresiasi Setahun Kepemimpinan Gubernur-Wagub Jatim, Senator Ning Lia Istifhama Borong dan Bagikan Kipas Bergambar Khofifah–Emil ke Warga Wonocolo

SURABAYA –Sore di tengah gerimis rintik-rintik halaman Masjid At Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, tampak lebih ramai dari biasanya. Jelang buka puasa, warga Wonocolo berkerudung, bapak, anak-anak, hingga pelaku UMKM berjejer di lapak sederhana. Senin (23/2), gelaran Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok menjadi ruang temu antara pemerintah dan masyarakat.

Di tengah keramaian, tampak Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia. Usai mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah, Ning Lia yang mengenakan kerudung hijau, ia menyapa warga satu per satu. Senyumnya mengembang saat memborong kipas bergambar Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak, lalu membagikannya secara cuma-cuma kepada masyarakat. “Mba Lia, Ning Lia, selalu ramah dan baik hati,” sapa Sri.

Bagi Ning Lia, aksi sederhana itu adalah simbol apresiasi setahun kepemimpinan Khofifah–Emil sekaligus bentuk dukungan pada pelaku UMKM lokal.

“Maturnuwun, Mba Lia. Sing remen borong dagangan UMKM,” celetuk Pak Jufri, salah satu warga Wonocolo, sembari menerima kipas. Ia tak lupa menyampaikan harapan, “Matur nuwun, harus dua periode,” katanya.
Ucapan serupa datang dari Aslich, Desi, Tutik yang sehari-hari berjualan di warung kecil sekitar masjid, hingga Sri dan warga lainnya. Mereka mengaku senang bukan hanya karena mendapat sembako murah, tetapi juga karena dagangan UMKM ikut diborong.

“Ning Lia terima kasih. Sudah cantik, ramah, blater, harus maju lagi dua periode,” ujar Tutik sambil tersenyum.

Di antara antrean warga, kipas-kipas bergambar Khofifah–Emil itu tampak sederhana. Namun di tangan masyarakat, ia menjadi simbol harapan harga tetap stabil, UMKM terus hidup, dan kepemimpinan daerah tetap dekat dengan rakyat.

“Ning Lia ini memang suka memborong dagangan kecil, menyapa warga, dan berbagi dalam suasana penuh kebersamaan. Pokoknya ada Ning Lia seru banget. Paguyuban Surabaya Jaya dari PKL Jatim cinta Ning Lia,” kata Jufri.

Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok, terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Kegiatan berlangsung di Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Wonocolo.

Menurut Ning Lia, langkah yang diinisiasi Pemprov Jatim di bawah kepemimpinan Khofifah–Emil selama setahun ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Iya, pertama kita semuanya tentunya sangat berbahagia dengan kegiatan Pemprov Jawa Timur, terkhusus Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang intens mengadakan pasar murah,” ujar Ning Lia.

Ning Lia yang juga putri KH Maskur Hasyim itu menilai, Ramadan identik dengan peningkatan kebutuhan konsumsi rumah tangga. Karena itu, intervensi pemerintah melalui bazar sembako murah dinilai tepat sasaran.

“Ini kabar baik di bulan suci Ramadan, bulan penuh keberkahan. Dengan adanya bazar seperti ini, bukan hanya masyarakat mendapatkan akses sembako dengan harga lebih murah, tapi sekaligus ada kegiatan bazar yang melibatkan masyarakat. Multiplier effect-nya dapat, keberkahannya dapat, masyarakat juga bisa sama-sama berjualan. Jadi keren bangetlah,” tambahnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *