SIDOARJO – Masalah kemacetan kronis dan risiko keselamatan akibat truk besar di Jalan Gatot Subroto serta Jalan Surowongso, Desa Karangbong, memasuki babak baru. Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, menegaskan akan melakukan langkah konkret dengan mengoordinasikan permasalahan ini kepada alat kelengkapan dewan terkait pada pekan mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan Abdillah Nasih sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat yang disampaikan oleh Imam Syafi’i. Nasih memastikan bahwa seluruh aspirasi warga mengenai urgensi perbaikan infrastruktur dan pengaturan lalu lintas masuk dalam radar pengawasannya.
“Minggu depan saya koordinasi dengan teman-teman Komisi C terkait hal ini. Kita kawal permasalahan di Karangbong terkait kondisi jalan dan truk-truk besar pasca-hearing tempo hari, sampai dengan solusi-solusi yang dibutuhkan. Mulai dari solusi pembuatan jalan industri atau jalan baru, hingga pengaturan jam masuk truk dan lain-lain,” tegas Abdillah Nasih saat memberikan tanggapan tertulis, Sabtu (07/02/2026).
Langkah ini diharapkan mampu memecah kebuntuan terkait rencana pembangunan jalan industri yang selama ini diharapkan warga sebagai jalur alternatif guna memisahkan arus kendaraan logistik dengan aktivitas masyarakat desa.
Menanggapi hal itu, Imam Syafi’i selaku perwakilan tokoh masyarakat mengapresiasi jadwal koordinasi yang telah ditetapkan oleh Ketua Dewan. Namun, ia mengingatkan agar koordinasi tersebut langsung menyasar pada kepastian teknis dan anggaran.
“Kami menyambut baik rencana Pak Ketua DPRD untuk berkoordinasi dengan Komisi C minggu depan. Harapan kami, pertemuan tersebut menghasilkan keputusan yang progresif, terutama soal pengalokasian anggaran pembuatan jalan baru dan ketegasan aturan jam operasional truk di Karangbong. Keselamatan warga tidak bisa ditunda lagi,” ucap Imam.