News  

Media Soroti Pemasukan 29 Miliar Setiap Tahun, PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Kritik PAD

Foto : tampak depan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan
Foto : Tampak depan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan

Bangkalan – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Sumber Sejahtera Bangkalan yang memfasilitasi ketersediaan air bersih kepada masyarakat Bangkalan disorot oleh  salah satu awak media.

Pasalnya awak media menyoal terkait beberapa point penting, kepada PDAM Sumber Sejahtera, dalam hal ini ditemui oleh Imam Syafi’i sebagai Manager Operasional Teknik (Optek), dan juga mewakili Direktur Sojbirin Hasan yang sedang berada di luar kota.

Beberapa point yang ditanya oleh awak media, diantaranya :

1. Terkait Jumlah Pengguna fasilitas air yang ter-cover oleh PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan, pihak terkait mengatakan sekitar 27.000 ribu pengguna dari beberapa Kecamatan.
2. Setiap bulannya rata-rata satu pengguna membayar tagihan sekitar 91.200 ribu
3. Pajak Anggaran Daerah (PAD) Sumber Sejahtera dikenakan tarif dari tahun 2023 sebesar 500 juta, tahun 2024 sebesar 750 juta, tahun 2025 sebesar 1 Milyar dan 2026 di targetkan sebesar 1 milyar 375 juta sebagai kontribusi kepada Daerah Bangkalan.
4. Jumlah karyawan atau pegawai di PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan sebanyak 240 orang
5. Sedangkan setiap pegawai mendapatkan gaji perbulannya bervariasi, rata-rata 4 juta 100 ribu perorang dikali 240 orang perbulannya.

Dari beberapa point ini Imam Syafi’i mengatakan bahwa jumlah yang dibayar oleh setiap pengguna air tersebut 91.200 ribu adalah tagihan rata-rata dari 19 m³ (kubik) dan setiap kubiknya 4.800 rupiah dikali 19 m³ (Kubik), sehingga setiap pelanggan perbulannya harus membayar tagihan 91.200 ribu, bahkan bisa lebih dari itu tergantung penggunaan airnya.

Saat dikalkulasi 91.200 x 27.000 pengguna, maka PDAM Sumber Sejahtera setiap bulannya mendapatkan pemasukan sekitar 2 Milyar 462 juta sekian. Dan bila di kali selama 1 tahun maka pendapatan PDAM Sumber Sejahtera sebesar 29 Milyar 548 juta sekian.

Saat bicara tentang pemasukan yang begitu besar setiap tahunnya yang di dapat oleh PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan, Imam Syafi’i juga mengatakan pengeluarannya juga cukup besar. Maka dari point diatas, pengeluaran PDAM Bangkalan setiap bulannya harus membayar tagihan listrik sebesar 800 juta, apabila dikalikan selama 1 tahun, maka pengeluaran listriknya saja sebesar 9 Milyar 600 juta.

Sedangkan pengeluaran gaji pegawai atau karyawan di PDAM Sumber Sejahtera bervariasi, Imam Syafi’i mengatakan kira-kira 1 Milyar setiap Bulan yang harus menggaji 240 Karyawan atau pegawai yang bekerja di PDAM Kabupaten Bangkalan.

Bila setiap bulannya gaji pegawai atau karyawan sekitar 1 Milyar di jumlah keseluruhan maka Gaji pegawai setiap orang kira-kira mendapatkan gaji sekutar 4 juta 100 dikalikan jumlah pegawai sebanyak 240 orang, maka pengeluaran PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan kira-kira sebesar 11 Milyar 800 juta sekian setiap tahunnya.

Belum lagi pengeluaran Pajak Anggaran Daerah (PAD) yang di targetkan tahun 2025 ini sebesar 1 Milyar.

Maka PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan masih memiliki sisa setiap tahunnya sekitar 7 Milyar lebih. Yang sisanya kata Imam masuk kepada penilaian kinerja.

Akan tetapi, dari apa yang di sampaikan ini, Imam Syafi’i mengkritik tentang adanya PAD yang seharusnya menurut Imam bahwa PAD secara aturan bisa di lakukan oleh pemerintah bila pengguna mencapai 50 ribu orang, sedangkan di Kabupaten Bangkalan pengguna ini hanya sekitar 27 ribu orang.

Tak sampai di situ, awak media akan terus menggali informasi tersebut terkait biaya tagihan listrik di PDAM Sumber Sejahtera sebesar 800 juta setiap bulannya kepada PLN Bangkalan, dan akan menanyakan Pajak Anggaran Daerah (PAD) kepada Komisi DPRD yang menangani PDAM Sumber Sejahtera Bangkalan yang menurut Imam tidak sesuai aturan.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *