Masyarakat Petrah Bersihkan Makam Jelang Haul Bujuk, Bentuk Bakti dan Pelestarian Tradisi

Foto : Makam Planggeren
Foto : Makam Planggeren

Bangkalan –  Menjelang peringatan haul Bujuk Planggeren para pemuda di desa petrah kembali melakukan kegiatan bersih-bersih makam secara gotong royong. Tradisi ini telah berlangsung setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus mempererat kebersamaan warga.

Tradisi membersihkan makam menjelang Haul Bujuk merupakan praktik yang dilakukan oleh masyarakat di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Pulau Madura Jawa Timur. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan area pemakaman, tetapi juga sarat makna dan simbolis.

Kegiatan bersih-bersih makam dilakukan beberapa hari sebelum pelaksanaan haul. Para pemuda bersama warga membersihkan rumput liar, memperbaiki area makam, serta memasang penerangan sementara untuk kenyamanan para peziarah yang datang

“Kegiatan ini sudah jadi rutinitas setiap tahun. Selain menyambut haul Bujuk, ini juga jadi ajang mempererat silaturahmi antar warga,” ujar Hasan selaku pemuda

Haul Bujuk Planggeren sendiri merupakan tradisi tahunan yang digelar untuk mengenang dan mendoakan tokoh leluhur yang dihormati masyarakat setempat.

Acara biasanya diisi dengan doa bersama, pembacaan manaqib, serta pembagian berkat kepada warga dan tamu yang hadir.

Pemerintah desa juga turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari pelestarian nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal.

“Kami sangat mendukung semangat gotong royong ini. Selain menjaga kebersihan makam, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian generasi muda terhadap tradisi,” ujar Kepala Desa

Kegiatan haul dan bersih makam ini diharapkan terus berlangsung sebagai warisan budaya yang mengajarkan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap sejarah desa.

“Makna dan Tujuan Pembersihan Makam. Pembersihan makam menjelang Haul Bujuk merupakan wujud penghormatan dan rasa syukur kepada leluhur. Kegiatan ini menunjukkan rasa hormat kepada para leluhur dan menunjukkan rasa syukur atas warisan budaya yang telah diwariskan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar warga,” ungkapnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *