DPRD Provinsi Jawa Barat Menyoroti Rest Area Tol Cisumdawu Menghadapi Musim Mudik Lebaran 2024.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Phinera Wijaya, menekankan pentingnya rest area di Tol Cisumdawu sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Phinera mengungkapkan keprihatinan karena sarana di Tol Cisumdawu masih terbatas, termasuk belum adanya rest area yang representatif di sana. Rest area dianggap sangat penting untuk memungkinkan para pemudik beristirahat dan menjaga fisik mereka dari kelelahan. Selain itu, rest area juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi, seperti pengisian bahan bakar, mengingat jumlah pemudik yang diperkirakan cukup banyak melalui jalur tol Cisumdawu.
Dia berharap agar pengelola Tol Cisumdawu, termasuk BUMD Jawa Barat dan PT Jasa Sarana yang terlibat dalam pengelolaan tol tersebut, dapat memperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana untuk keselamatan masyarakat. Phinera menyarankan agar pengelola Tol Cisumdawu menyediakan rest area yang memadai mengingat jumlah pemudik yang diperkirakan sangat banyak.
Selain itu, keberadaan Jalan Tol Cisumdawu diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan arus mudik yang sering terjadi setiap tahun, terutama di jalur Sumedang dan Majalengka. Phinera menegaskan bahwa Tol Cisumdawu diharapkan dapat memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Dia juga menyoroti titik-titik rawan kepadatan, seperti pertemuan Tol Cisumdawu dengan Cipularang di Cileunyi dan Tol Cipali.
Dengan diprediksinya peningkatan jumlah pergerakan masyarakat pada momen Lebaran 2024, Phinera menekankan perlunya persiapan yang matang dari segi sarana dan prasarana, termasuk rest area, untuk menjamin kelancaran dan keselamatan para pemudik.
