Indeks

Dr Roy Siregar, Terpilih Ketua Umum Pengprov IKASI Jatim Ini Visi dan Misinya

PB - IKASI Provinsi Jawa Timur mengelar Musyawarah Provinsi (musprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia, dalam masa bhakti tahun 2024 - 2028 di ruang Vip Gor Hayam Wuruk Kodam Brawijaya Surabaya, pada Jumat (01/03/2024) (foto:samsul).
PB - IKASI Provinsi Jawa Timur mengelar Musyawarah Provinsi (musprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia, dalam masa bhakti tahun 2024 - 2028 di ruang Vip Gor Hayam Wuruk Kodam Brawijaya Surabaya, pada Jumat (01/03/2024) (foto:samsul).

Surabaya – PB – IKASI Provinsi Jawa Timur mengelar Musyawarah Provinsi (musprov) Ikatan Cabor Anggar Seluruh Indonesia, dalam masa bhakti tahun 2024 – 2028 di ruang Vip Gor Hayam Wuruk Kodam Brawijaya Surabaya, pada Jumat (01/03/2024).

Seperti yang disampaikan Agus Hakim selaku Wakabid Organisasi PB. IKASI, melalui musyawarah tersebut, kami berharap ke depan Jatim bisa bangkit atlet Cabor Anggar (fencing) sampai ke kancah internasional dan lebih meningkatkan prestasi.

“Kami berharap dari PB-IKASI Jawa Timur kedepan bisa melahirkan atlet Cabor Anggar bertalenta agar bisa mengibarkan bendera merah putih, di tingkat internasional baik itu. Sea games, Asian Games, maupun Olympiade kedepannya,” ungkap Wakabid Organisasi PB. IKASI Agus.

Wakabid Organisasi PB. IKASI Agus mengatakan, seperti yang kita ketahui bahwa para atlet Cabor Anggar Indonesia, dalam catatan kami pernah membawa nama harum Indonesia yakni menyapu bersih semua medali baik itu di semua tingkat Asian Games seluruh negara.

“Dengan digelar pemilihan Musprov Jatim 2024, otomatis pada detik ini mengawali bangkit dalam catatan baru bagi para atlet Cabor Anggar yang prestasi dari Jatim. Hal ini merupakan titik awal dengan di gelarnya Musyawarah Provinsi (MUSPROV) yang berlangsung,” kata Wakabid Organisasi PB. IKASI Agus.

Agus sapaan akrabnya berharap, untuk target ke depan dalam setelah dilaksanakan Musprov tersebut, bisa melahirkan atlet Cabor Anggar Jatim berprestasi, serta organisasi yang lebih meningkat dari yang sebelumnya.

“Secara internasional dengan kepengurusan pimpinan baru PB. IKASI Jatim kedepannya bisa membenahi semua klub dengan ketentuan regulasi di Indonesia sehingga bisa melahirkan atlet handal yang tentunya atas pembinaan pelatih yang memiliki kualitas dan kompetensi,” tandasnya.

Sementara itu, dr Roy Siregar, SH.MH, MBA terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jatim mengungkapkan, visi misi kedepan kami akan membina pengurus dan atlet Cabor Anggar Jatim, supaya lebih maju bukan hanya tahap nasional tapi nanti sampai ke internasional.

“Sehingga IKASI Jatim akan menjadi barometer para atlet bukan hanya dari Cabor Anggar saja tapi kedepan nanti juga akan kita mengembangkan dari atlet lain seperti menembak dan sebagainya,” jelasnya.

Dr Roy Siregar memaparkan, apabila adanya kenyamanan pengurus atlet, maka disitulah IKASI mempunyai kepemimpinan yang bagus. Karena adanya atlet tanpa pengurus tidak akan mungkin terjadi.

“Saya berharap dengan kepemimpinan saya kedepannya akan memajukan IKAS Jatim, serta memajukan olahraga Cabor Anggar sehingga atlet kedepan bisa berjuang sepenuh hati,” tandasnya.

Roy mengungkapkan lagi, Misi kedua kami menjunjung para wali atlet atau pengurus IKASI Jatim, bila membutuhkan peralatan Anggar dan belum mempunyai dana kami bisa membantu memfasilitasi lewat perkreditan.

“Tujuan apa bila para atlet merasa nyaman maka dia akan berjuang pada organisasi itu,” paparnya.

Disela Musprov IKASI Jatim, Atres Hari selaku wali atlet Cabor Anggar menyebutkan, saya sangat mengapresiasi adanya Musprov ini untuk memperbaiki mungkin dari segi manajemen.

“Saya sebagai wali atlet anak saya di Cabor Anggar harapan saya anak-anak itu fokus di pertandingan untuk mempersiapkan sebagai atlet. Saya sebagai wali atlet hanya berharap anak-anak ini betul-betul difasilitasi oleh pemimpin-pemimpin daripada kepengurusan IKASI Jatim,” tuturnya.

Hari menambahkan, semoga ke depan dalam kepimpinan baru IKASI Jatim Roy Singh mereka sangat peduli sama anak-anak, karena anggaran untuk membeli peralatan tidak murah.

“Maka dari itu diperlukan pemimpin-pemimpin yang peduli betul-betul ingin membangun anak bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Exit mobile version