Bangkalan – Salah satu warga Desa Sorpa, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Sangat kecewa dengan pelayanan dan hisapan janji oleh pegawai Bank Nasional Indonesia (BNI) Bangkalan, yang tidak profesional, Rabu (21/02) siang
Dimana salah satu keluarga dari nasabah sudah menemui salah satu pegawai Bank BNI Bangkalan berinisial A di ruangan pinjaman dana Kur, pinjaman ini tak lain hanya untuk menambah modal usaha (Tambahan Beli Unit Truk) jasa angkut urukan dengan jaminan Satu (1) buah sertifikat tanah dan dua (2) buah BPKB Kendaraan Truk dan Pik Up L-300.
Tepat pada tanggal 19 Januari 2024 salah satu dari keluarga nasabah sudah menyerahkan beberapa berkas tersebut dan sudah dikroscek oleh pegawai Bank BNI inisial A.
Menurut A (Pegawai BNI) mengatakan “Ia mas Bank BNI tidak bisa memberikan pinjaman jikalau jaminan sertifikat ini tidak ada bangunannya mas, namun saya akan koordinasikan dengan Kepala Bank nya dulu mas jikalau memang di ACC maka akan kami lanjutkan ke tahap Penyurvean mas” Kata A, Kepada media Harianradar.com
Untuk diketahui, Pada hari selasa tanggal 20 Februari 2024 telah dilakukan penyurvean ke lokasi nasabah tersebut, Alhasil hanya membuahkan hasil zonk, di karenakan jaminan (Sertifikat) tersebut tidak ada bangunannya.
“Kalo usaha jasa memang tidak bisa untuk jaminannya tanah mas tadi sudah dijelaskan ke beliaunya juga dan anaknya juga faham karna untuk aturannya emang gak bisa kalau jasa mas, Rencana mau ngajukan pake usaha saudaranya.” Imbuh A
Lanjut A menjelaskan, Kalau untuk dari usahanya sudah masuk mas cuma untuk jaminannya yang memang harus ada bangunannya kalo untuk jasa.” Pungkasnya
Terpisah, Nasabah menghubungi keluarganya yang sudah menemui pegawai tersebut “Mas kok dipersulit ya padahal saya ingin meminjam untuk tambahan modal usaha saya, tapi persyaratannya sangat sulit malah saya disuruh pinjam usaha dan atas nama orang lain (Saudara) apa itu tidak dikatakan manipulasi mas
“Dari sini nasabah sangat kecewa atas janji oleh pegawai Bank BNI Bangkalan, alibinya jika di ACC (disetujui) oleh atasan akan dilanjutkan ke tahap survey, namun ending akhirnya gagal.” Kata nasabah dengan raut wajah kecewa
Hingga berita ini ditayangkan, Awak media akan terus kawal sampai selesai
