3 Pesilat Ditetapkan Sebagai Tersangka Akibat Lempari Batu Anggota Polisi di Lamongan

Tersangka RM diamankan saat di perbatasan Kecamatan Tikung, A diamankan di Pertigaan Deket, sedang MS diamankan di wilayah Kecamatan Sugio Lamongan.
Tersangka RM diamankan saat di perbatasan Kecamatan Tikung, A diamankan di Pertigaan Deket, sedang MS diamankan di wilayah Kecamatan Sugio

Lamongan – Polres Lamongan bersama petugas gabungan telah berhasil mengendalikan situasi terkait dengan gesekan para pesilat di sejumlah titik kejadian, pada Sabtu (22/7) malam.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro di Polres Lamongan Polda Jatim, pada Senin (24/7).

“Situasi sudah berhasil dikendalikan pada malam itu juga,” tegas Ipda Anton.

Ipda Anton menjelaskan petugas gabungan Polres Lamongan selain berhasil mengendalikan situasi yang sempat mencekam, juga mengamankan 3 oknum anggota perguruan silat.

“Ada 3 anggota perguruan silat yang diamankan sudah diperiksa dan saat ini ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ipda Anton.

Selain menetapkan 3 orang oknum pesilat, Polisi juga mengamankan ratusan sepeda motor berbagai merek.

“Motor diamankan petugas karena memang melanggar dan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada,” jelas Ipda Anton.

Adapun 3 anggota perguruan silat yang ditetapkan sebagai tersangka yakni RM (31) asal Kabupaten Mojokerto, (A) masih di bawah umur dan MS (20) asal Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

“Tersangka RM diamankan saat di perbatasan Kecamatan Tikung, A diamankan di Pertigaan Deket, sedang MS diamankan di wilayah Kecamatan Sugio,” tambah Ipda Anton.

Masih Ipda Anton, tersangka MS saat diamankan oleh petugas gabungan pada saat para pelaku kedapatan membawa sajam berupa pedang.

“Tersangka MS kedapatan membawa pedang,” pungkas Ipda Anton.

Untuk diketahui, akibat gesekan yang terjadi saat pengamanan tersebut, beberapa anggota kepolisian mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu dan aksi perlawanan dari oknum pesilat.

Polisi yang terluka kemudian dibawa dan dirawat di rumah sakit, situasi kembali bisa dikendalikan sekitar pukul 04.00 subuh.

Meski telah bisa dikuasai pihak aparat gabungan masih melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan untuk antisipasi massa yang kembali menggelar konvoi.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *