Sungguh sangat disayangkan alih-alih mendapatkan pelayanan maksimal, malahan sebaliknya S tidak dilayani dan salah satu staf Puskesmas setempat menyuruh dirinya untuk langsung ke RSIA Hikmah Sawi tanpa memberikan surat Pengantar Rujukan.
“Waktu itu pada hari Kamis tanggal 13 Juli sekitar jam 07:00 pagi saya mengantarkan saudara ke Puskesmas Banjar karena mengalami pendarahan pada kandungannya. Namun oleh petugas Puskesmas tidak di layani malah di suruh langsung ke RSIA Dokter Hikmah tanpa di berikan surat pengantar Rujukan dengan dalih mau di WA atau di telfonkan langsung katanya,” ungkap F saudara Pasien pada Media ini saat ditemui di rumah Kepala Desa Banjar, Senin (17/07/2023) pagi.
Kemudian, F menyampaikan bahwa saat sampai di RSIA Hikmah Sawi ditanyakan surat rujakan, karena saudaranya (S) mengalami pendarahan akhirnya dilayani.
Selain itu F berharap pelayanan Puskesmas Banjar kedepannya lebih baik lagi dalam segi pelayanannya dan jangan hanya memandang status sosial masyarakat.
Sementara ditempat yang sama Kepala Desa Banjar, Nurul sangat menyayangkan atas kejadian tersebut. Ia juga menuturkan agar kejadian seperti itu jangan sampai terulang lagi dan pimpinan Puskesmas Banjar bisa mengatur anak buahnya dengan baik.
“Dulu sempat berjanji pada saya, bahwa pelayanannya akan baik tapi masih sama saja tidak ada perubahan malah makin parah. Bahkan, pelayanan Puskesmas Banjar tidak baik ini sudah berlangsung lama dan banyak masyarakat yang mengeluh,” ujar Nurul dengan geram.
“Pas mentang-mentang karena perangkat desa tidak bisa mengantar atau mendampingi masyarakat di anak tirikan tidak dilayani sama sekali,” imbuhnya.
