Surabaya – Kepolisian Sektor Polsek Semampir Surabaya menyambangi dan mendengarkan keluhan, serta masukan warga melalui program “Jumat Curhat” di Jalan Balai RW.16, Bulak Rukem 02 Wonokusumo Semampir Surabaya.
Beragam curhat dari warga diterima mulai dari persoalan situasi kamtibmas mengenai maraknya adanya kenakalan anak muda (tawuran remaja), dan akasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dalam kegiatan berlangsung dihadiri oleh Kapolsek Semampir Kompol Nur Suhud, S.H. Lurah Wonokusumo, M. Husen Ketua RW 16 Kelurahan Wonokusumo, Ketua LPMK Bpk Zainal Arifin, dan seluruh Kader KSH (Kader Surabaya Sehat) RW 16 Kelurahan Wonokusumo Surabaya.
Kapolsek Semampir Surabaya Kompol Nur Suhud menjelaskan, bahwa kegiatan ‘Jumat Curhat’ ini digelar sebagai wujud interaksi secara langsung Polri dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat maupun pelayanan Kepolisian.
“Apa yang menjadi keluhan dan masukan dari masyarakat baik terkait kamtibmas maupun pelayanan Kepolisian, akan segera kami tindak lanjuti” terang Kompol Nur Suhud, pada Jumat (16/06/2023).
Dalam kegiatan tersebut berbagai persoalan disampaikan kepada masyarakat terkait situasi kamtibmas, mengenai marak aksi kenakalan bagi anak muda (tawuran antar remaja) yang menganggu ketentraman masyarakat, diharapkan masyarakat Bulak Rukem, dapat mengawasi putra putrinya sehingga tidak mengikuti dalam hal tersebut, apalagi sudah melanggar Hukum.
Sementara itu M. Husen Ketua RW 16 Kelurahan Wonokusumo meminta, setiap kampung mulai RT 01 sampai dengan RT – 09 atau tempat-tempat rawan 3c ada pengawasan camera CCTV.
Dengan tegas Kompol Nur Suhud menjawab, kita akan upayakan serta koordinasikan dengan pak camat untuk pengadaan cctv, karena terkait pengadaan cctv tersebut, dikelolah oleh pemerintah kota Surabaya pemkot.
Kompol Nur Suhud mengungkapkan bahwa terkait curanmor itu bukan hanya tanggung jawab dari pihak Kepolisian. Namun pemilik kendaraan bermotor juga harus memberikan perhatian ekstra, seperti parkir didalam rumah dan memasang kunci ganda.
“Pihak Kepolisian sudah melakukan ungkap kasus curanmor, untuk barang bukti beberapa sepeda motor kami amankan di Polres. Maka silahkan masyarakat untuk datang ke Polres untuk mengecek motor tersebut, dengan membawa bukti surat yang Sah,” jelas Wahyu.
Kompol Nur Suhud menambahkan, program “Jumat Curhat” merupakan Program Polri yang bertujuan menyerap aspirasi dan masukan masyarakat. “Terhadap berbagai permasalahan kamtibmas yang kerap terjadi di tengah masyarakat,” pungkasnya.
