Indeks

6 Orang Alami Luka Bakar, Tabung Gas Elpiji di Surabaya Meledak

Surabaya – Peristiwa yang terjadi ledakan tabung elpiji 3 kilogram di Jalan Undaan Peneleh, Surabaya, pada Jumat (31/3/2023) hingga menyebabkan enam orang luka bakar, disebabkan karena kebocoran regulator tabung gas.

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Andhika M. Lubis mengatakan ledakan tabung gas itu yang diduga dipicu karena ada kebocoran pada bagian regulator tabung.

Dalam peristiwa tersebut 6 orang mengalami luka bakar, diantaranya; M. Soewono (67), Suriyah (52), Eny Latifah (38), Yuni Lestari (30), dan Titi (68), serta satu balita umur tiga tahun.

Ledakan disebabkan kebocoran pada regulator saat proses pergantian pemasangan,” Kata Kompol Andhika M. Lubis, pada Sabtu (1/4/2023).

Menurut Andika sapaan karibnya, kronologis ledakan dimulai saat proses pemasangan tabung elpiji yang habis diganti tabung baru. Sementara, masih ada kompor lain yang apinya masih menyala. Hingga api kompor itu menyambar lantas menimbulkan ledakan.

“Jadi semua korban membuat pesanan nasi kuning dan ada tabung elpiji yang habis. Ketika hendak melakukan pergantian tabung elpiji itu untuk salah satu kompor masih menyala dan karena posisinya di lorong dapur yang empit, sehingga dengan cepat api menyambar gas bocor lantas meledak,” paparnya.

Sementara, lanjut Andhika, di dalam dapur juga ditemukan sebanyak 5 buah tabung elpiji diduga turut meledak hingga menimbulkan suara ledakan beberapa kali. Sementara itu korban dilarikan ke RSUD Soewandi dan RSU dr Soetomo Surabaya.

“Di lokasi dapur korban setelah diperiksa ada sebanyak 5 buah tabung gas elpiji,” pungkasnya.

Sebagai wujud atas insiden tersebut, Kapolsek Genteng Surabaya bersama Kanit Reskrim mendatangi keluarga korban untuk memberikan solidaritas dan simpatik kepada keluarga yang terdampak.

Exit mobile version