Pandowo Boyong bercerita tentang kegagalan Prabu Kresna menjadi duta pamungkas para Pandawa untuk mengambil kembali kerajaan Astinapura dari Kurawa. Para Kurawa licik menyobek surat perjanjian sehingga terjadilah Perang Barata Yudha. Para Kurawa gugur sehingga Kerajaan Indra Prastha dan Kerajaan Astina Pura menjadi milik Pandawa kembali.
Dinamika lakon Pandawa Boyong menjadi lambang kehidupan dengan banyak pesan moral karena melambangkan hidup dan kehidupan manusia dari berbagai sisi kehidupan. Adapun sosok Pandawa Lima dimainkan oleh Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Bima Sena, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurrahman sebagai Batara Guru, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali sebagai Batara Baruna, dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai Eyang Abiyasa.
