Sementara itu Ali, salah satu warga di desa Tlontoraja pada saat diminta tanggapanya oleh Danrem tentang adanya program TNI Manunggal Air Bersih mengatakan, “Kami dan seluruh warga masyarakat di desa ini sangat senang dan merasa sangat terbantu oleh program ini, karena kami sangat kesulitan air apalagi saat musim kemarau tiba, kami harus mengeluarkan biaya agar mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari”, ungkapnya.
Usai melaksanakan peninjauan sumur bor, Danrem beserta rombongan melaksanakan kunjungan silaturrahmi ke Ponpes Al-Hamidi Banyuanyar di kecamatan Palengaan, kabupaten Pamekasan. Kehadiran Danrem disambut langsung oleh RKH. Moh. Rofi’i Baidowi.
“Kehadiran kami di pesantren Banyuanyar ini adalah untuk menjalin dan merekatkan silaturrahmi dengan para Ulama’, karena antara TNI dan Ulama memiliki kewajiban yang sama terhadap bangsa ini, yakni TNI memiliki kewajiban menjaga kedaulatan bangsa, sedangkan Ulama’ memiliki kewajiban menjaga moral bangsa”, tutur Brigjen TNI Terry.
Reporter : Ibad