Indeks

SMP YPPI – 1 Surabaya Sosialisasi Kanker dan Tumor Bersama Koordinator Konsultan Yayasan Kanker Indonesia

Surabaya – Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI) Surabaya, melaksanakan Class Meeting yang berupa Sosialisasi dan Penyuluhan Kanker dari Yayasan Kanker Indonesia serta kegiatan Character Building dalam beragama dengan Univ Binus.

Debi Indri Oktafia selaku Koordinator Kesiswaan SMP YPPI -1 Surabaya menjelaskan, dalam adanya penyuluhan kanker di sekolah ini, saya sangat berterima kan dan ini penting untuk anak-anak agar bisa mencegah pada diri anak.

“Karena anak-anak inikan sudah menginjak usia dewasa maka dari itu berbagai jenis makanan dan faktor lain harus kita hindari kalau itu sekiranya berbahaya,” kata dia.

Sementara itu, Ervina Yanti Harahap selaku Koordinator Konsultan Yayasan Kanker Indonesia mengatakan, kami melakukan pemaparan pada siswa maupun guru, untuk pencegahan kanker, tumor serta cara pencegahan.

“Sosialisasi kepada 127 murid di sekolah YPPI kita tujukan pada masyarakat ataupun murid dan ini sangat penting. Karena kanker ini tidak memandang jenis usia atau kelamin manusia,” ungkap Ervina Yanti Harahap.

Ervina memaparkan, kanker itu mudah atau pun yang tua dan di rumah sakit sendiri itu anak-anak yang baru lahir aja itu banyak yang kita temukan sudah terkena kanker.

Karena kenapa, Ervina Yanti Harahap menjelaskan, dari salah satu faktornya Itu dari asupan makanan, asap kendaraan bermotor dan juga dari gadget elektronik salah satunya dari handphone.

“Nah selain faktor pemicunya dari makan-makanan seperti nasi di Magicom yang sudah menguning ini juga bisa memicu penyakit kanker,”

Maka dari itu, Sosialisasi yang kita paparkan di YPPI-1 Surabaya sendiri itu semua instansi sekolah negeri dan juga instansi BUMN ataupun swasta itu tetap kita berikan

“Karena tidak menutup kemungkinan siapapun bisa terserang kanker dan kapanpun,” katanya.

Ervina Yanti Harahap menambahkan, kita bisa melakukan pencegahan dari awal salah satu dengan cara herbal kembali ke alam, dengan temu putih, tanaman tikus, dan benalu teh.

“Tapi kalau untuk dari tenaga medis itu bisa dengan suntik Papiloma virus pencegahan tumor dan kanker khususnya kanker rahim selama 5 tahun ke depan,” pungkasnya.

Exit mobile version