Surabaya – Sandiaga Salahuddin Uno Kudadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan, rekor yang dipecahkan terbesar di dunia, bahwa Indonesia mengalahkan negara besar seperti Amerika dan Australia.
“Bahwa indonesia telah menyelenggarakan vegan festival yang terbesar dari segi luas dan jumlah tenan dan para UMKM,” ungkap Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi di Gran City, pada Minggu (11/12/2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan, dalam hal Ini menunjukkan bangsa kita menunjukkan kepemimpinan khususnya kuliner vegan merupakan, pola hidup sehat yang sedang tren di dunia. Dan banyak sekali peluang usaha di sana.
“Saat ini banyak kuliner yang berpindah dengan menawarkan varian vegan. Ini jadi geliat ekonominya sangat terasa dan lapangan kerjanya semakin terbuka,” kata Sandiaga.
Sementara itu, Wakil Bupati Bilitung Isyak Meirobie menuturkan, vegan festival merupakan komitmen kolaborasi dari kementerian parekraf dengan relawan dan society dari tahun ke tahun terus menggali kearifan lokal dan budaya indonesia.
“Sehingga bisa menempatkan posisi pariwisata kearifan indonesia semakin tinggi di level internasional,” jelasnya.
Isyak Meirobie menjelaskan, demi tahun akan dilengkapi variasinya. Dan akan lebih digali lebih dalam di nusantara indonesia yang kita yakin keragaman serta kekayaan tersebut, yang menjadikan indonesia juara.
Kami sudah berkoordinasi dengan ibu duta besar, yang menyampaikan secara langsung dan ada klarifikasi berkaitan dengan UU yang baru disahkan.
Tentunya kami memantau terus bagaimana reaksi wisatawan dari Australia. Per hari ini dan ini kita monitor karena ada tim yang stand by di Sydney belum ada pembatalan kunjungan wisatawan Australia secara signifikan.
Belum ada flight yang di cancel, belum ada liburan nataru per hari ini yang dibatalkan. Ini harus terus disosialisasikan karena ini masih tahap awal baru seminggu, agar pemahaman dari wisatawan. Bukan hanya dari Australia tapi wisatawan yang datang ke Indonesia ini selagi kita bangkit kita sudah melebihi target 2 kali lipat estimasi wisatawan mancanegara.
Sudah hampir lima juta, ini momentumnya kita kawal untuk terjaga. Salah satunya vegan festival ini juga terbyata ada beberapa wisatawan mancanegara yang datang karena Indonesia sekarang sudah dianggap pemimpin di dunia khususnya mengenai makanan vegtarian ini.
Untuk pasar utama kita seperti australia, india, singapur, malaysia, inggris dan amerika tetap kita pantau aktivasi perwakilan di sana untuk aktiv mensosialisasikan bahwa wisatawan ke indonesia ini ibaratkan karpet merah.
Layaknya akan diperlakukan sebagai tamu agung, kita hormati, ranah private mereka kita akan pastikan wisata aman, nyaman dan menyenangkan.
Kontribusi vegan festival untuk industri ekonomi kreatif ini sangat besar karena kuliner 41 persen, kalau kita lihat vegan ini salah satu tren paling cepat bertumbuhnya saya bersama dengan vegan society akan memetakan dan menyiapkan tahun depan ada kongres yang dilakukan di Jakarta, rencananya juga kita harapkan.
Kongres sedunia, kebetulan vigan world organization orang indonesia jadi saya harapkan nanti pak dokter kita dilibatkan, karena kita ingin menjadikan event ini mendunia.
Upaya apa dengan adanya uu ini?
Tetap mensosialisasikan bahwa wistaa di indonesia itu berkualitas dan berkelanjutan. Vegan food ini makanan yg memiliki kualitas tinggi dipersiapkan secara higienis tapi memiliki juga aspek esehatan yg luar biasa.
Research tereakhir kita menkosumsi vegan ini kita bisa menurunkan risiko 15 persen terkena penyakit jantung, kanker, dan juga obesitas.
Masih dalam potensi nataru apa pesan untuk warga indonesia agar tidak wisata ke luar negeri?
Tentunyaa kita memiliki wisata nusantara yg kuat. Kita mencatat hampir 800 juta pergerakan wisata nusantara, dan menyumbangkan hampir 4 persen daripada pdb kita. Kalau wisatawan kita berwisata di indonesia aja, tahun depan kita targetkan 1,2-1,4 miliar.
Bukan hanya bali tapi destinasi lainnya danau toba, borobudur, belitung, maupun jatim, bromo tengger, semeru akan mendapat limpahan peningkatan kunjungan wisatawan nusantara yg akan menggerakkan ekonomi setempat, membuka peluang usaha bagi umkm dengan lama tinggal yg lebih lama.
Dan frkuensi kunjungan yg lebih sering, ini yg sedang kita kembangkan kampanye bangga berwisata di Indonesia itu akan kita launching tgl 13 desember.
Harapannya wisatawan indonesia memilih berwisata di indonesia aja pada liburan nataru akhir tahun ini.