Indeks

Insiden Penembakan di Galis, Pengamat: Kalau Tidak Bisa Terungkap, Maka Senpi Ilegal Akan Banyak di Bangkalan

Bangkalan – Insiden penembakan di Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis Bangkalan kini tuai tanda tanya besar oleh kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Bangkalan.

Hingga kini, pelaku penembakan kepada korban berinisial M asal Desa Dabung menjadi sosok misterius dan pihak kepolisian resort Polres Bangkalan terus melakukan upaya membagi 2 tim (manual dan ranah IT).

Bahkan, aparat penegak hukum Polres Bangkalan sudah meriksa 21 saksi pada saat dilokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan hasilnya tetap saja belum menemukan titik terang.

Menurut Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan, tindak pidana kasus pembunuhan, pencurian dan kekerasan itu merupakan prioritas kejahatan yang teratas, jadi tanpa di kawal, disuruh dan audensi pun, kami akan bekerja sebagaimana mestinya (Profesional).” Katanya saat tadi pagi melakukan audensi di ruangan Wakapolres Bangkalan, selasa (25/10) pagi.

Mendengar kabar tersebut, salah satu pengamat analisa Bangkalan kondusif yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, kalau tetap lambat baiknya di Polda Jatim juga, karena urusan senjata api (senpi) ilegal yang berkeliaran di Kabupaten Bangkalan .

“Kalau tetap tidak ditangani dengan serius, maka akan jadi isu Nasional.” Katanya kepada media Harianradar.com melalui pesan selulernya

Lanjut dia, “Kalau tidak bisa terungkap, senpi akan tambah banyak berkeliaran di bumi Madura khususnya di Kabupaten Bangkalan ini.” Pungkasnya

Reporter : Jamaluddin

Exit mobile version