Sidoarjo – Pokok permasalahan pendidikan di Indonesia, masih berkutat dengan masalah mahalnya harga untuk mendapat pendidikan yang bagus. Dan bisa menjadi jawaban atau solusi untuk Sumber Daya Manusia (SDM), Indonesia di masa depan.
Terkadang pertumbuhan ekonomi. Yang Mempengaruhi pendapatan penduduk Indonesia. Jika di banding dengan biaya untuk mendapatkan pendidikan yang bagus. Seperti halnya deret hitung berbanding dengan deret ukur. Hampir tidak mungkin rakyat Indonesia semakin mustahil menjangkaunya.
Memang saat ini pemerintah Indonesia semakin menambah anggaran untuk sektor pendidikan. Namun langkah pemerintah tersebut terasa belumlah cukup. Semua itu di karenakan permasalahan yg timbul juga menjadikan faktor pendidikan mahal semakin menjadi kompleks
Di tingkat perkuliahan, banyak sekali kampus kampus yang menawarkan biaya murah agar terjangkau. Tapi apakah hal itu suatu jawaban,?. Dari pertanyaan tentang kualitas dan menjadikan kehidupan yang layak di masa depan?.
Atau proses pendidikan yang terjadi saat ini, hanya untuk menyiapkan pesanan dunia industri agar terisinya pos pos sebagai buruh kasar. Yang merupakan tingkat paling dasar dari ekosistem rantai perekonomian?.
Disinilah Institut Insan Cendekia Mandiri (ITICM), hadir dan berusaha menjadi salah satu komponen perubahan di dunia pendidikan. ITICM saat ini hanya membuka tiga program studi kekinian yaitu. Teknik Logistik, Informatika, dan Bisnis Digital.
Dari tiga program studi tersebut ITICM akan meluluskan, para wirausahawan-wirausahawan yang tangguh serta memiliki jiwa entrepreneur tinggi sesuai disiplin ilmunya. Sehingga diharapkan tidak menjadi buruh di negeri sendiri melainkan menjadi pengelola SDA negeri sendiri.
Sejak masuk dan menempuh pendidikan perkuliahan. Mahasiswa/mahasiswi akan mendapat metode pengajaran yg mengarah untuk menjadi entrepreneur sesuai jurusan masing masing. Pengajar pengajar yg mempuni dan berkualitas telah disiapkan dan akan menjadi garda terdepan untuk mengawal anak didik mereka sampai lulus dan menjadi sukses.
Pihak ITICM untuk mencapai goal targetnya. Menggandeng perusahaan perusahaan besar guna untuk magang para mahasiswa ya. Atau menggandeng para sponsor untuk menjadi investor jika mahasiswanya kelak menjadi pengusaha.
Bangunan baru disiapkan, serta laboratorium laboratorium praktek usaha sesuai jurusan pun mulai dikebut dibangun. Hal itu di harapkan ketika masa perkuliahan mahasiswa tidak hanyaenjadi celengan dari transfer informasi rumus rumus saja. Melainkan bisa meaplikasikan ilmunya untuk menjadi pengusaha mandiri.
Reporter: Why
