DINAS Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan akan terus mengawasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama sepekan ini. Hal ini adalah upaya untuk menghindari adanya aksi perundungan dan kekerasan terhadap siswa baru di lingkungan sekolah.
“Pemantauan terus dilakukan, jangan sampai ada aksi kekerasan di sekolah selama MPLS,” kata Kabid Pembinaan SMP Disdik Bangkalan Jufri Kora.
Kebijakan Disdik ini juga dipertegas dengan melarang keterlibatan Siswa dalam pelaksanaan MPLS. Hal ini dilakukan untuk menghindari aksi perpeloncoan terhadap peserta didik baru.
“Jadi yang memandu langsung MPLS ini harus guru. Karena kalau dari yang sejawat kakak kelasnya dikhawatirkan ada hal-hal yang tidak kita inginkan. Walaupun tidak berbentuk kekerasan fisik takutnya ada sebuah kekerasan dari sisi bahasa,” jelasnya.
Jufri mengatakan, hasil monitoring ke beberapa sekolah tidak ditemukan laporan perundungan. Bahkan Disdik, kata Jufri, memonitoring sekolah yang ada di pelosok.
“Kami memang sengaja mengambil sekolah yang ada di pelosok seperti di SMP di Kokop untuk mengetahui sejauh mana di pelosok pun menerapkan tentang kegiatan MPLS ini. Alhamdulillah pelaksanaannya bagus,” tuturnya.
Reporter : Jamaluddin
