Indeks

Menjaga Solidaritas dan Kekompakan Profesi Advokat

Harianradar.com – Dewan Pimpinan Daerah Konggres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Timur mengadakan halal bihalal di Wyndham Hotel Surabaya Minggu (15/5/2022).

Kegiatan silaturahim ini sekaligus halal bihalal yang diikuti sekitar 120 undangan pengurus DPD dan DPC Advokat seluruh Jawa Timur. Hadir pula Presiden KAI DR. TJoetjoe Sandjaja Hernanto, SH, MH CLA CIL CLI CRA. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia dan dilanjutkan sambutan ketua penyelenggara DPD KAI Jawa Timur.

Dalam sambutannya Dr. Rizal Haliman SH.MH.CIL, menyampaikan bahwa kegiatan ini semoga bisa memotivasi kita sebagai keluarga besar yang saling bergandengan tangan untuk menjaga marwah dan martabat sebagai Advokat.

“Apapun bentuk wadah atau organisasi Advokat kita, semua adalah sama derajat kita,” tambah Dr. Rizal panggilan akrabnya.

Dr. Rizal mengungkapkan walaupun dalam menjalankan tugas-tugas kita di ruang pengadilan menjadi lawan atau kawan, saling beradu argumen, beradu saling mempertahankan pembelaan dalam berbagai kasus, tapi di luar sidang tetap berjabat tangan dan ngopi bersama selorohnya. Disambut tepuk tangan yang meriah seluruh peserta.

Diakhir sambutannya, Dr. Rizal memotivasi bahwa kegiatan seperti ini semoga dapat berlanjut dan bermanfaat kita bersama. “Serta supaya menjaga soliditas dan kekompakan dalam mengembangkan dan memajukan profesi Advokat,” tambahnya.

Acara berlanjut dengan tausiah, yang disampaikan oleh KH. Dr. Syukron Jazilan MAg. Tausiah diawali dengan mengutip Surat Al Hujurat ayat 10:

Innamal-mu`minuuna ikhwatun fa ashliḥuu baina akhawaikum wattaqullaaha la’allakum tur-ḥamuun.

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”

“Apapun profesi kita jika kita sama-sama beriman dan bertaqwa kepada Allah, kita semua adalah saudara. Profesi Advokat adalah salah satu profesi yang mulia sehingga sesama Advokat secara otomatis adalah saudara,” tutur Dr. Syukron dalam tausiahnya.

Lanjut dicontohkan jadilah kira semua mempunyai sifat kedua tangan kita kiri dan kanan. Andaikan satu tangan merasa gatal atau ada nyamuk yang mengingit tangan yang lain membantu.

“Andaikan tangan kiri memakai jam tangan yang bagus. Tangan kanan tidak akan iri atau marah ingin juga pakai jam tangan. Begitulah profesi Advokat, saling menjaga dan melindungi jika di antara kita mengalami kesulitan. Janganlah kita seperti kedua telinga kita, walau dekat tetapi tidak pernah bertemu atau bersatu. Andai telinga kiri pakai anting yang mahal telinga kanan juga minta anting yang sama. Tetapi sebaliknya jika telinga yang satu kesakitan atau bermasalah, telinga yang lain tidak peduli. Semoga tausiah singkat ini bisa bermanfaat,” tutup KH. Syukron.

 

Setelah acara tausiah dilanjut saling bersalam dan foto bersama segenap undangan.

 

Reporter : M. Ary

Exit mobile version