Surabaya – Unit Reskrim Polsek Mulyorejo Surabaya, tidak membutuhkan waktu lama meringkus satu pelaku pembobolan rumah menjelang hari raya idul fitri 1443 H. Pada Jum’at (29/04/2022).
Perlu diketahui, Pengungkapan ini berawal setelah anggota unit Reskrim Polsek Mulyorejo Surabaya, melakukan serangkaian penyelidikan di rumah korban bernama Melani di Perumahan Jalan Mulyosari BPD Blok E Surabaya Jawa Timur.
Setelah melakukan penyelidikan pihak kepolisian Alhasil, mengamankan satu orang tersangka yang bernama Langen (35) warga Jalan Gunung Anyar Tengah VI, Surabaya,
Kapolsek Mulyorejo Surabaya, Kompol Ardi Purboyo S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, Tersangka itu, Meski sudah diberi pekerjaan sebagai kuli bangunan untuk renovasi rumah, seorang pria ini juga nekat membobol rumah majikannya sendiri.
Kejadian itu bermula saat temannya sesama tukang pulang ke desa.
Tersangka ini memilih tidur di lokasi rumah yang masih dalam tahap pembangunan tersebut sambil melihat situasi.
Setelah Ada kesempatan, lalu membuat tersangka memiliki ide untuk beraksi untuk membobol rumah korbannya tersebut.
“Tersangka beraksi sendiri, temannya pulang semua,” kata Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi pada, Jumat (29/4/2022).
Tersangka beraksi pada dini hari, ketika sekitar lokasi perumahan sedang sepi.
Ia naik dinding belakang rumah korban menggunakan tangga, kemudian merusak teralis di bagian ruang jemuran rumah korban dengan menggunakan linggis.
“Tersangka sepertinya sudah merencanakan aksinya ini,” jelasnya.
Setelah berhasil masuk rumah korban yang sedang kosong, tersangka kemudian turun dengan merusak plafon rumah korban.
Ia selanjutnya, menggasak laptop dan mengambil delapan gulungan tembaga.
Korban yang tinggal di rumah satunya mengetahui kejadian ini dan melaporkan ke polsek mulyorejo Surabaya.
“Kami selidiki dan curigai tersangka. Kami gerebek tersangka dan menemukan gulungan tembaga serta laptop korban di lokasi proyek tempat tersangka tinggal,” terangnya.
Ardi Purboyo berharap, masyarakat lebih berhati-hati jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
Ia meminta masyarakat lebih waspada, kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua.
“Sebaiknya pastikan rumah dalam keadaan aman, bisa menitipkan ke sekuriti setempat atau tetangga kanan-kiri. Pastikan semua dalam keadaan terkunci, apalagi pada lebaran nanti,” pungkasnya.
