Surabaya – Dalam Bulan Ramadhan 1432 H, ini dimanfaatkan oleh PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, Terdiri dari KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak), dengan pembagian paket sembako kepada warga yang kurang mampu dan abang becak, di Jalan Luntas 15 Surabaya, pada Rabu (27/04/2022).
Perlu diketahui, Untuk Rinciannya 32 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat sekitar serta abang becak yang dibagikan di halaman PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo, tepatnya di Jalan Luntas Surabaya.
Sebab, pembagian paket sembako ini diberikan dengan sistem kupon. Setiap satu kupon bisa mengambil satu paket sembako, yang sudah disediakan.
Paket sembako yang diberikan itu terdiri dari mie instan, gula, minyak goreng, hingga beras.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Sekolah PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, Nadiyah, S. Pd., mengatakan, pembagian sembako ini merupakan program Terdiri dari KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak) PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya.
Menurutnya, Terdiri dari KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak) PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, memiliki program setiap bulan Ramadhan dan setiap tahunnya yang diberikan kepada masyarakat dan abang becak di wilayah tersebut.
Jika tahun ini dibagikan sembako kepada pengayuh becak. Tahun depan, pihaknya membagikan sembako yang serupa kepada masyarakat maupun abang becak.
Dibeberkannya, pembagian sembako ini berasal dari infaq wali murid selama bulan romadhon”Total untuk pembelian sembako 32 ini anggarannya Rp 1,920 000,” ujarnya.
Agar siswa dari KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak) PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, paham arti berbagi kepada sesama, pembagian sembako juga melibatkan anak PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya.
“Kami ingin mengajarkan tidak semua orang ekonominya bagus. Ada yang ke bawah. Ini juga melatih kepekaan agar anak senang berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Kepala Pendidikan Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya Nadiyah, S. Pd. menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut untuk menumbuhkan dan mengajarkan kepada anak-anak agarpeduli sosial, peduli lingkungan, peduli dunia islam.
“Kami ini mengajarkan itu sejak dini. Jadi anak-anak dilibatkan dalam semua kegiatan biar mereka bisa mengalami sendiri pengalaman berharganya,” pungkasnya.
Ditambahkan, Kepala Sekolah Nadiyah, S. Pd, Kami siap menerima anak didik baru inklusi dan Program Belajar. Khusus pendidikan inklusi, pihaknya melakukan monitoring di tingkat KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak).
“Selama ini pendidikan inklusi itu untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Kita tahu semua warga negara berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak baik normal maupun memiliki kebutuhan khusus,” katanya.
