News  

Demo Buruh di Surabaya Rusuh, Polisi Tangkap 180 Preman

Surabaya – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Achmad Yusep, pertama menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kota Surabaya, khususnya atas terjadinya potensi ataupun bentrok antara Preman dengan buruh yang terjadi di depan PT Mitakasa Agung, pada Kamis (17/02/2022) pagi tadi.

“Adapun bentrokan ini dari pihak kelompok pekerja dengan beberapa orang (preman) yang sedang melaksanakan aksi demo mogok dan ini sedang kita tangani sejak Minggu (12/02/22) lalu” Ungkap Kapolrestabes.

Dijelaskan, Kapolrestabes Kombes Pol Achamad Yusep, Melalui langkah-langkah preventif, persuasif dan humanis dengan melibatkan pihak-pihak, baik dari perusahaan, PT Mitakasa Agung sendiri maupun dari Disnaker Provinsi selaku pengawas berapa Disnaker di Kota Surabaya.

“Dalam permasalahan ini yang sedang kita tangani, semoga kedepannya prosesnya dapat berjalan dengan baik bisa mengakomodir dengan harapan dari kedua belah pihak” kata Yusep.

Foto: Samsul/harianradar.com, 180 Preman yang diamankan Kepolisian Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Kombes Pol Achmad Yusep mengatakan, Namun pada pagi hari tadi, telah muncul dari kelompok Preman tersebut, beberapa oknum preman yang mengambil langkah-langkah yang kurang baik. Apalagi saat ini tengah Pandemi Covid-19, level 3 Kota Surabaya.

“Atas kejadian itu, Polisi telah mengamankan 180 orang Preman, telah kami bawa ke Polrestabes Surabaya baik dari kelompok pekerja yang melakukan aksi mogok kerja maupun dari kelompok preman yang melakukan aksi bentrokan yang mengakibatkan ada beberapa orang melakukan penganiayaan maupun pengerusakan”

Perwira Polisi dengan tiga melati di pundaknya Kombes Pol Achmad Yusep merinci, Kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur baik terhadap aksi mogok itu sendiri, yang pastinya kami akan melibatkan dari pihak-pihak terkait seperti, ahli-ahli pidana terhadap perbuatan yang terjadi tersebut.

“Itu terjadi pada tadi pagi, terhadap konteksnya pengeroyokan ataupun pengrusakan yang dilakukan terhadap sekelompok pekerja artinya kami dari kepolisian dan TNI dapat menangani permasalahan ini dengan secepatnya sehingga tidak berkembang” Pungkasnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *