Bangkalan, Harianradar.com – Pondok Pesantren Nurul Cholil merupakan salah satu sentral pendidikan agama di Bangkalan, semakin hari semakin banyak santri berdatangan dari berbagai daerah di Nusantara, hal ini berkonsekuensi pada bertambah banyaknya santri Pondok Pesantren Nurul Cholil dan kebutuhan lahan yang juga meningkat.
Kebutuhan lahan dalam hal ini bukan hanya untuk tempat para santri beristirahat (kotaghen, Madura-red) akan tetapi lahan atau bangunan untuk kegiatan belajar dan mengajar juga. Maka dengan segala kemampuan dan usahan Pondok Pesantren Nurul Cholil sedikit demi sedikit memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.
Berkenaan dengan kebutuhan tempat untuk proses belajar menagajar, Pondok Pesantren Nurul Cholil memulai proses pembangunan madrasah baru yang bertempat di sebelah selatan madrasah Asrorul Cholil. Bangunan ini menempati lahan baru Pondok Pesantren Nurul Cholil yang sekarang masih difungsikan sebagai lahan parker bagi kendaran roda empat ketika santri dijenguk oleh wali santri (kereman, Madura-red).
Proses pembangunan gedung madrasah baru ini ditandai dengan peletakan batu pertama atau yang biasa disebut groundbreaking. Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil KH. Zubair bin KH. Muntashar pada acara ini bertindak langsung sebagai peletak batu pertama dan turut hadir KH. Hasyim bin KH. Zubair sebagai ketua umum Pondok Pesantren Nurul Cholil dan KH. Ahmad bin KH. Zubair. Acara ceremonial ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 09.20 WIB, Rabu (06/01/2021)
Pada umumnya, Acara peletakan batu pertama merupakan tanda dibukanya sebuah proses pembangunan, akan tetapi peletakan batu pertama ini bukan hanya acara ceremonial biasa yang digunakan untuk menandai pembukaan sebuah pembangunan. Peletakan batu pertama merupakan salah satu bentuk tabarrukan yang dilakukan oleh pondok-Pondok pesantren di Indonesia yang mayoritas berakidah Ahlussnah an-Nahdliyah, khususnya Pondok Pesantren Nurul Cholil. Semoga dengan peletakan batu pertama ini pembangunan gedung madrasah baru berjalan dengan lancar.
Secara terpisah, Saat Awak Mediia Harianradar.com konfirmasi Ra Fathur Rozi Zubair Muntashor Beliau membenarkan, Alhamdulillah atas izin Allah SWT, dan kekompakan teman – teman pondok.
“Madrasah yang baru ini akan segera dibangun, agar Masyarakat sekitar bisa segera belajar ilmu agama dan bermanfaat kepada halayak umum, dan semoga dimulainya pembangunan Madrasah ini yang dihadiri oleh Abah, agar secepatnya terselesaikan serta lancar tanpa hambatan, intinya Berkah dan Barokah,” tutup Beliau RA Fathur Rozi Zubair. (umar)
